Setidaknya, itulah kesimpulan para pakar keamanan cyber dalam konferensi keamanan komputer RSA di San Francisco, AS.
Menurut David Wagner, associate professor di University of California, sistem pemungutan suara elektronik yang akan dipakai dalam pilpres AS 2008 punya berbagai celah keamanan yang dapat ditembus pihak-pihak yang tak bertanggungjawab.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Negara bagian California misalnya, telah mengizinkan pemakaian sistem voting pilpres dari Diebold Elections Systems, Hart InterCivic dan Sequoia Voting Systems.
Akan tetapi dalam uji cobanya, Wagner menyatakan dapat menyusupkan sebuah virus komputer pada ketiga sistem voting pilpres ini. Akibatnya, hasil perhitungan suara pun dapat dimanipulasi. Demikian seperti dikutip detikINET dari InfoWorld, Senin (14/4/2008).
Tertarik tukar menukar informasi soal virus komputer? Gabung di detikINET Forum sekarang juga!
(fyk/fyk)