Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Atasi Kejahatan, Database Biometrik Rp 9,4 T Disiapkan

Atasi Kejahatan, Database Biometrik Rp 9,4 T Disiapkan


- detikInet

Clarksburg - Federal Beurau of Investigation (FBI) tengah mempersiapkan proyek database komputer terbesar di dunia yang memakan dana hingga USD 1 miliar atau kurang lebih Rp 9,4 triliun. Database tersebut akan berisi setiap detil karakteristik fisik penduduk seperti sidik jari, gambar telapak tangan, bentuk wajah dan berbagai informasi biometrik lainnya.

Database yang dikembangkan guna mengidentifikasi kejahatan dan teroris ini akan mulai diimplementasikan per Januari 2008 hingga 10 tahun ke depan. Dalam rentang waktu tersebut, FBI berharap bisa memperoleh semua informasi tentang biometrik penduduk. Demikian dikutip detikINET dari LA Times, Selasa (25/12/2007).

Sesuai permintaan dari para tenaga kerja, Badan intelijen Amerika Serikat itu juga akan mengumpulkan sidik jari pekerja untuk memastikan apakah mereka pernah terlibat tindakan kriminal atau tidak di masa silam. Dalam beberapa tahun ke depan, diharapkan bekas luka, iris mata bahkan cara seseorang berbicara dan berjalan bisa dimasukkan dalam database
tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jika proyek besar tersebut sukses, ke depannya, database tersebut diharapkan bisa memuat beragam informasi biometrik lainya untuk keperluan identifikasi dan forensik. (dwn/dwn)





Hide Ads