Spam mungkin akan sulit dikendalikan penyebarannya, tapi pastinya bisa dikurangi peredarannya. Simak beberapa tips yang dikutip detikINET dari Myfoxcolorado.com, Selasa (4/12/2007), untuk mengurangi jumlah e-mail spam yang masuk ke inbox.
- Cobalah untuk tidak memajang alamat e-mail Anda ke publik. Pasalnya, spammer kerap memanfaatkannya untuk memanen alamat-alamat e-mail, yang nantinya akan digunakan untuk mendistribusikan pesan spam.
- Cek kebijakan privasi situs ketika Anda akan menginputkan alamat e-mail ke sebuah situs. Jika memungkinkan, jangan masukkan alamat e-mail Anda ke situs-situs yang tidak menyediakan perlindungan privasi.
- Baca dan pahami setiap form yang Anda terima sebelum mengirimkan informasi pribadi Anda melalui situs.
- Ada baiknya Anda menggunakan dua alamat e-mail, yang satu dipakai untuk pesan pribadi dan yang satunya lagi untuk keperluan umum seperti newsgroup dan chat room.
- Pakai alamat e-mail yang unik. Pilihan alamat e-mail kemungkinan besar akan berpengaruh pada jumlah spam yang Anda terima. Spammer biasanya menggunakan "dictionary attacks" untuk mencari kombinasi nama yang memungkinkan di ISP atau layanan-layanan email, dengan tujuan untuk mendapatkan alamat e-mail yang valid. E-mail dengan alamat "jdoe" kemungkinan akan mendapatkan spam lebih banyak ketimbang e-mail dengan alamat unik seperti "jd51x02oe". Namun di lain sisi, memang akan sulit mengingat alamat e-mail seperti itu.
- Gunakan tools anti-spam untuk mencegah e-mail spam membanjiri inbox Anda.
- Laporkan dan kirim salinan e-mail spam yang Anda terima ke ISP Anda. Dengan begitu, ISP bisa mengetahui keberadaan spam yang mengganggu sistem Anda dan akan mencoba memblokirnya.