Di tengah meningkatnya tren pembayaran nontunai, masyarakat harus lebih berhati-hati akan bahaya yang mengintai. Saat ini marak modus penipuan menggunakan kode QRIS palsu kerap menyasar pengguna dompet digital dan perbankan.
Menurut laporan, Bank Indonesia (BI) hingga kuartal pertama (Q1) tahun 2026, transaksi QRIS melonjak hingga 111,94% secara tahunan (year-on-year/yoy). Pertumbuhan tersebut tidak terlepas dari pengaruh tren penggunaan QRIS yang semakin massif di tengah masyarakat.
Namun di balik pertumbuhan itu, ada celah yang dimanfaatkan oleh oknum-oknum pelaku kejahatan untuk melakukan operandi penipuan berkedok QRIS. Para pelaku kejahatan memanfaatkan kelalaian konsumen dengan berbagai cara. Berikut ini adalah beberapa kejahatan yang memanfaatkan QRIS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Stiker QRIS Palsu
Modus ini adalah merupakan modus yang paling sering terjadi. Penipu kerap menyebarkan kode QR palsu dan menutupi stiker Merchant resmi di meja kasir. Hal ini membuat dana yang dibayarkan konsumen masuk ke rekening penipu, bukan ke pemilik usaha.
QRIS Palsu di Media Sosial atau Email
Pelaku kerap menyebarkan kode QR palsu lewat pesan berantai di media sosial atau email penipuan (Phishing). Modus ini biasanya memancing korban untuk segera melakukan pembayaran atau pemindaian tagihan fiktif.
Manipulasi Tampilan QRIS
Penipu juga bisa memanipulasi tampilan layar pembayaran pada perangkat mesin kasir atau Smartphone. Tampilan layar pembayaran diubah sedemikian rupa menyerupai transaksi asli agar korban tidak curiga.
QRIS dengan Iming-iming Hadiah
Modus kejahatan ini menggunakan iming-iming hadiah gratis, voucher, atau promo besar. Syaratnya, korban harus memindai kode QRIS tertentu yang sebenarnya merupakan jebakan untuk mencuri data maupun dana.
Pemindaian terhadap kode QRIS palsu ini tentu berpotensi menimbulkan kerugian besar bagi korban. Risiko utamanya adalah kehilangan saldo secara tiba-tiba karena dana terkirim langsung ke rekening penipu.
Tidak hanya itu, ancaman pencurian data pribadi melalui situs web palsu juga mengintai korban. Bahkan, ada risiko perangkat smartphone terinfeksi program jahat (Malware) yang dapat meretas informasi sensitif lainnya.
Untuk menghindari jebakan penipu, pastikan bertransaksi menggunakan platform terpercaya, salah satunya yaitu DANA. Bagi pengguna DANA, pembayaran menggunakan QRIS dapat dilakukan dengan aman langsung melalui aplikasi. Pasalnya, transaksi di DANA dilindungi oleh perlindungan berlapis DANA Protection.
Pengguna cukup membuka aplikasi DANA, lalu pilih fitur Pay atau Scan. Selanjutnya, pindai kode QRIS Merchant dan konfirmasi pembayaran.
Prosesnya cepat, aman, dan praktis sehingga berbagai transaksi dapat diselesaikan dalam hitungan detik. Pengguna dapat menikmati pengalaman transaksi digital yang nyaman kapan saja di berbagai Merchant.
Yuk, download & transaksi pakai DANA!