Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Waspada Penipuan Pre-Order GTA VI, Hacker Incar Rekening hingga Kripto

Waspada Penipuan Pre-Order GTA VI, Hacker Incar Rekening hingga Kripto


Anggoro Suryo - detikInet

Rockstar Game akan membuka pre-order GTA 6 dalam waktu dekat. Gamer bisa mulai memesannya pada 25 Juni 2026 di PlayStation dan Xbox Store.
Foto: Rockstar
Jakarta -

Resmi dibukanya fase pre-order untuk game Grand Theft Auto VI (GTA VI) pada 25 Juni lalu disambut dengan euforia luar biasa. Sayangnya, antusiasme tinggi dari para gamer ini dengan cepat dimanfaatkan oleh para pelaku kejahatan siber sebagai umpan untuk melancarkan berbagai skema penipuan.

Menurut temuan dari para ahli di Kaspersky, penipu memanfaatkan tingginya permintaan untuk menargetkan pengguna yang tidak sabar ingin segera mengamankan salinan game mereka.

Berikut adalah beberapa modus utama yang digunakan oleh peretas dan patut diwaspadai:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Toko Palsu dan Jebakan 'Pre-Order'

ADVERTISEMENT

Penipu membuat situs web palsu yang secara visual sangat identik dengan merek resmi. Halaman ini memuat trailer, karya seni promosi, hingga ulasan bintang lima fiktif untuk meyakinkan korban. Salah satu contoh yang ditemukan adalah situs berbahasa Portugis yang meniru toko resmi PlayStation.

Saat pengguna mengklik tombol "Pesan Sekarang", mereka akan diarahkan ke formulir yang meminta data pribadi (nama, email, hingga nomor identitas wajib pajak) dan detail perbankan. Hasilnya? Tidak ada game yang pernah dikirimkan. Sebaliknya, rekening bank korban justru dikuras dan data pribadi mereka bocor.

2. Iming-iming Akses 'Beta' Berujung Malware

Tidak hanya pre-order, penipu juga menawarkan tautan unduhan yang diklaim sebagai versi beta atau versi bocoran dari GTA VI. Tautan ini dipromosikan secara masif melalui media sosial dan video tutorial palsu di berbagai platform.

File yang diunduh tersebut justru berisi malware yang berpotensi mencuri data sensitif, mengambil alih akun pribadi pengguna secara diam-diam, atau menginfeksi perangkat.

3. Penipuan Token Kripto

Para pengguna aset kripto turut menjadi sasaran. Kaspersky menemukan adanya situs web mencurigakan yang mempromosikan token kripto dengan nama dan visual logo yang menyerupai merek GTA VI. Berinteraksi dengan situs semacam ini sangat berbahaya karena dapat berisiko pada hilangnya aset kripto milik pengguna.

Cara Menghindari Jebakan Siber

Olga Altukhova, Analis Konten Web Senior di Kaspersky, mengingatkan bahwa penjahat siber sangat memahami psikologi konsumen yang sedang dilanda antusiasme tinggi, sehingga sering kali menurunkan kewaspadaan dan menciptakan rasa urgensi yang palsu.

"Kami sangat menyarankan agar pengguna menyelesaikan pembelian secara eksklusif melalui platform resmi, dan menghindari mengikuti tautan yang dibagikan oleh sumber yang tidak terverifikasi. Hal sama pentingnya adalah dengan perlindungan yang kuat -- dan solusi kami sekarang mencakup perlindungan penipuan berbasis AI," kata Altukhova, dalam keterangan yang diterima detikINET.

Untuk menikmati peluncuran game baru ini dengan aman, Kaspersky menyarankan langkah-langkah perlindungan berikut:

  • Beli dari Sumber Resmi: Pastikan hanya mengunduh dan melakukan transaksi melalui platform atau toko resmi yang sudah terpercaya untuk menghindari malware.
  • Cek Keaslian URL: Selalu periksa kembali format alamat situs web (URL) dan ejaan nama organisasi sebelum memasukkan data pribadi apa pun.
  • Amankan Metode Pembayaran: Gunakan kartu prabayar atau layanan pembayaran khusus saat bertransaksi untuk menghindari tereksposnya informasi kartu kredit atau rekening bank utama Anda.
  • Gunakan Solusi Keamanan: Pasang perangkat lunak keamanan yang andal, seperti perlindungan berbasis AI yang mampu memblokir tautan phishing, mendeteksi perilaku mencurigakan secara real-time, dan mencegah pencurian identitas.
  • Aktifkan 2FA: Selalu gunakan Autentikasi Dua Faktor (2FA) pada akun game serta aplikasi keuangan, dan pantau riwayat transaksi Anda secara berkala dari aktivitas yang tidak sah.




(asj/asj)




Hide Ads