×
Ad

PR Besar Keamanan Siber RI 2026, Ancaman AI Kian Nyata

Aisyah Kamaliah - detikInet
Selasa, 06 Jan 2026 16:15 WIB
Ilustrasi keamanan siber. Foto: Dok. Shutterstock
Jakarta -

Pakar keamanan siber membeberkan PR yang masih dimiliki pemerintah Indonesia di tahun 2026. Ancaman keamanan siber dari Artificial Intelligence (AI) semakin nyata dan tidak terhindarkan.

Dr Pratama Persadha, Chairman Lembaga Riset Keamanan Siber CISSReC menjelaskan melalui rilis yang diterima detikINET, bahwa pada tahun 2026 ini, tentu saja masih akan banyak serangan siber yang dihadapi oleh bangsa Indonesia. Beberapa prakiraan ancaman siber yang perlu menjadi perhatian dan diwaspadai pada tahun 2026 antara lain Kecerdasan buatan (AI) telah bergeser dari alat bantu menjadi mesin penggerak serangan siber modern.

Menurut Pratama, pada tahun 2026, AI akan mengotomatiskan pengintaian, mengembangkan rantai eksploitasi, membuat phishing yang meyakinkan dalam skala besar, dan meniru pejabat perusahaan/pemerintah dengan suara dan video yang hampir sempurna. Rekayasa sosial akan menjadi hampir tidak dapat dibedakan dari komunikasi yang sah.

"FBI melaporkan bahwa kelompok kriminal sudah menggunakan AI untuk menghasilkan suara deepfake untuk penipuan pemerasan, dan Badan Keamanan Siber dan Infrastruktur Amerika (CISA) telah memperingatkan bahwa rekayasa sosial berbasis AI akan menjadi salah satu risiko utama mereka di masa mendatang. Organisasi yang mengandalkan metode deteksi tradisional akan tertinggal dengan cepat, karena hanya pertahanan yang didukung AI yang dapat menandingi serangan berbasis AI," ujarnya.



Simak Video "Video: Hati-hati! Ini Tandanya Jika Akun Gmail Sudah Diretas"


(ask/ask)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork