(ash/ash)
Spammer Manfaatkan Hari Ibu
- detikInet
Jakarta -
Ketika Hari Ibu (Mother's Day) di Amerika Serikat tiba, para anak-anak di negara ini sibuk untuk mencari hadiah spesial bagi sang bunda. Peluang bisnis ini ternyata juga dimanfaatkan para pengirim spam.Menurut perusahaan sekuriti Sophos, spammer -- sebutan untuk pengirim spam -- mencoba untuk menjual barang-barang yang biasa dijadikan hadiah seperti bunga, cokelat atau sekeranjang buah-buahan dengan didomplengi berbagai email sampah."Amerika Serikat merayakan hari ibu di hari Minggu ini, dan spammer biasanya akan beroperasi dengan memanfaatkan keinginan membeli para anak-anak di saat menjelang hari ibu," ujar Graham Cluley, senior konsultan teknologi dari Sophos, dan dikutip detikINET dari PC Magazine, Senin (14/5/2007).Termasuk Indonesia, saat ini ada sekitar 23 tanggal berbeda yang ditetapkan untuk merayakan hari ibu di berbagai negara. Meski spammer kini lebih fokus menjalankan aksinya di wilayah Amerika Utara, tetapi tidak menutup kemungkinan pengguna komputer di negara lain juga dijadikan sasaran."Para ibu sangat berterma kasih ketika para anak mereka diingatkan tentang keberadaan spam, karena membeli barang melalui spam hanya akan membuat spammer mengirimkan lebih banyak lagi email sampah," imbuh Cluley.
(ash/ash)
(ash/ash)