Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Awas, E-mail Tipu Calon Korban Pembunuhan

Awas, E-mail Tipu Calon Korban Pembunuhan


- detikInet

Jakarta - Ada-ada saja cara orang melakukan penipuan via e-mail. Salah satunya, sasaran disebut-sebut akan menjadi calon korban pembunuhan. Biro penyelidik Amerika Serikat (FBI) menyatakan pengguna internet harus berhati-hati jika menerima e-mail yang seakan-akan berasal dari FBI di London. E-mail itu mengatakan bahwa seorang pembunuh telah ditangkap dan dalam komputernya ditemukan e-mail calon korbannya. E-mail palsu itu berusaha mendapatkan data-data pribadi korbannya, sebuah tindakan yang dikenal dengan istilah phishing. FBI menegaskan bahwa e-mail itu bukan berasal dari FBI di London. Pengguna diharapkan tidak menganggap serius e-mail tersebut. Demikian dikutip detikINET dari Cnet, Senin (15/1/2007). FBI menduga skema penipuan ini memiliki hubungan, atau setidaknya terinspirasi, dari upaya penipuan berkedok pemerasan yang sebelumnya juga menyebar lewat e-mail. Dalam skema penipuan sebelumnya, pengirim berpura-pura menjadi pembunuh bayaran dan akan membunuh penerima e-mail kecuali ia mau membayar uang dalam jumlah ribuan dolar. (wsh/wsh)






Hide Ads