Dijual, Kode Pembobol Windows Vista
- detikInet
Jakarta -
Peneliti keamanan komputer yang bermarkas di Tokyo, Trend Micro, menemukan semakin maraknya lelang online bawah tanah. Sebuah kode yang disebut-sebut mampu membobol sistem operasi Windows Vista dijual seharga US$ 50.000 (sekitar Rp 450 juta lebih). Kode itu merupakan jenis zero-day exploit, yaitu kode eksploitasi celah keamanan yang dikeluarkan sebelum ditemukannya cara untuk menutup celah tersebut. Trend Micro mengungkapkan, masih banyak lagi zero-day exploit yang diperdagangkan di forum bawah tanah. Raimund Genes, Chief Technology Officer Trend Micro, mengatakan bahwa harga-harga kode pembobol keamanan komputer kini berkisar pada US$ 20.000 hingga US$ 30.000. Harga itu tergantung jenis piranti lunak dan kemampuan kode tersebut. Sedangkan jenis program siap pakai, seperti bots atau Trojan, untuk pembangunan jaringan pengirim spam hanya dihargai US$ 5.000. Penemuan Trend Micro ini mempertegas pesatnya pertumbuhan pasar bawah tanah untuk kode pembobol keamanan komputer. Pada Desember 2005, penelitian terpisah yang dilakukan Kaspersky Lab (Moskow) menemukan adanya penjualan kode pembobol Windows seharga US$ 4.000. Genes mengatakan harga di pasar gelap tersebut memang meningkat secara dramatis. "Saya pikir idustri program jahat kini menghasilkan lebih banyak uang daripada industri antivirus dan sejenisnya," Genes menambahkan. Pasar bawah tanah yang sama juga digunakan untuk menjual data-data pribadi yang dicuri lewat serangan phishing atau spyware. Selain itu juga ada penjualan mata uang virtual dari game online.
(wsh/wsh)