Waspada! Web Video Diincar Virus
- detikInet
Jakarta -
Tingginya popularitas video online turut menuai perhatian para hacker jahat. Berdasarkan data dari perusahaan keamanan, penggunaan kode jahat yang menyamar sebagai sebuah codec untuk memutar format video semakin meningkat.Beberapa codec tersebut biasanya juga dapat digunakan untuk memutar video dalam jaringan, tetapi sayangnya codec ini juga menyelipkan spyware dan adware di dalamnya."Kini setiap orang menonton film lewat komputer. Mereka juga men-dowload klip-klip terbaru," kata David Robinson Pimpinan perusahaan keamanan Norman Sandbox Inggris.Waspada Video SharingMeski saat ini banyak situs sharing video yang menawarkan cara mudah untuk menonton tayangan video klip, tetapi beberapa video klip tersebut masih memerlukan software tambahan yang disebut codec untuk memutar klip tersebut.Seperti dilansir BBC News dan dikutip detikINET, Rabu (1/11/2006) beberapa codec ini diklaim dapat mengeluarkan iklan pop-up dan memasang keylogger tanpa diketahui pengguna untuk mencuri data-data rahasia. Menurut Robinson jebakan melalui codec video ini, merupakan contoh adanya evolusi kejahatan teknologi dari virus yang menjangkiti e-mail.Norman Sandbox sendiri, tiap harinya berhasil mendapatkan ratusan variasi aplikassi jahat yang dikirimkan melalui video klip tersebut.David Emm, Konsutan Teknologi Senior Kaspersky Labs menyatakan, beralihnya pembuat virus untuk mengincar situs-situs seperti YouTube hanya merupakan masalah waktu.
(oktoria/oktoria)