Botnet Raup Rp 4 Juta per Hari
- detikInet
Jakarta -
Riset lembaga keamanan menemukan bahwa penyebar program spyware melalui jaringan botnet bisa meraup hingga Rp 3,9 juta per hari. Bisnis yang menggiurkan?Hal itu ditemukan oleh peneliti keamanan di German Honeynet Project saat melacak serangan worm pada sistem operasi Windows. Uang itu didapatkan seorang pelaku dari DollarRevenue, sebuah perusahaan yang membayar hingga US$ 0,3 per instalasi piranti lunak penyebar iklan (adware). Pelaku mampu melakukan instalasi pada komputer yang dibajaknya melalui sebuah kelemahan Windows Server Service pada sistem operasi Windows. Jaringan komputer yang dibajak (dikenal juga dengan istilah botnet) itu dikendalikan melalui protokol Internet Relay Chat (IRC). Dalam waktu 24 jam sebanyak 7.700 komputer berhasil dibajak oleh pelaku tersebut, selama empat hari total yang dibajak mencapai 9.700 komputer. Demikian dikutip detikINET dari eWeek, Sabtu (09/09/2006). "Ini bisnis yang menggiurkan. Dalam sehari ia meraup US$ 430 (sekitar Rp 3,9 juta-red) dari DollarRevenue. Itu bukan satu-satunya adware yang dipasangnya, ia memasang program lain dan bahkan menyewakan jaringan komputer terinfeksi itu kepada spammer," ujar Thorsten Holz, salah satu pendiri German Honeynet Project. DollarRevenue membayar setiap instalasi adware-nya berdasarkan lokasi komputer. Instalasi di Cina berharga US$ 0,01 sedangkan instalasi di Amerika Serikat bisa mencapai US$ 0,3.
(wicak/)