Hacker Rusia Incar Laboratorium Nuklir AS

Hacker Rusia Incar Laboratorium Nuklir AS

ADVERTISEMENT

Hacker Rusia Incar Laboratorium Nuklir AS

Anggoro Suryo - detikInet
Senin, 09 Jan 2023 06:15 WIB
Jerman Memperpanjang Masa Pakai Tiga Pembangkit Nuklir yang Tersisa
Ilustrasi pembangkit listrik tenaga nuklir. Foto: DW (News)
Jakarta -

Grup hacker Rusia yang dikenal dengan nama Cold River disebut mengincar tiga laboratorium penelitian nuklir milik AS pada 2022 lalu.

Insiden ini dilaporkan Reuters setelah membaca laporan insiden tersebut. Serangan tersebut terjadi antara bulan Agustus dan September, tak lama setelah pernyataan Presiden Rusia Vladimir Putin yang menyebut ia bisa saja menggunakan senjata nuklir untuk melindungi wilayahnya.

Lab nuklir yang diincar Cold River itu adalah Brookhaven (BNL), Argonne (ANL), dan Lawrence Livermore National Laboratories (LLNL). Hal tersebut diketahui karena si hacker membuat laman login palsu di setiap institusi itu, dan mengirimkan email ke sejumlah ilmuwan nuklir sebagai usaha mencuri password mereka.

Tak diketahui apakah aksi peretasan tersebut sukses atau tidak, dan keempat laboratorium tersebut menolak mengeluarkan pernyataan soal kebenaran peretasan tersebut, demikian dikutip detikINET dari Reuters, Senin (9/1/2023).

Nama Cold River naik daun setelah melancarkan sejumlah serangan ke beberapa negara aliansi Ukraina, yang mereka lakukan setelah Rusia menginvasi Ukraina. Dan serangan terhadap laboratorium tersebut dilakukan tak lama setelah ahli nuklir PBB mendatangi daerah Ukraina yang dikuasai Rusia untuk mengecek pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di dunia yang ada di daerah tersebut.

Cold River pertama kali masuk radar sebagai grup hacker berbahaya setelah meretas kantor badan pemerintahan Inggris pada 2016. Sejak itu mereka juga terlibat dalam lusinan insiden peretasan besar.

"Ini adalah salah satu grup hacker paling penting yang anda belum pernah dengar. Mereka terlibat secara langsung dengan memberikan informasi ke Kremlin," kata Adam Meyers, senior vice president CrowdStrike, perusahaan keamanan siber asal AS.

Salah satu aksi besar yang dilakukan Cold River adalah meretas dan membocorkan email milik Richard Dearlove, mantan bos MI6, badan intelijen Inggris. Ini hanya satu dari sekian banyak aksi 'hack and leak' yang dilakukan hacker Rusia terhadap sejumlah negara Eropa.



Simak Video "Di Tengah Aktivitas Nuklir, Pabrik Militer Iran Diserang Drone!"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/afr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT