Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Awas, Gmail Palsu Janjikan Insentif US$ 500

Awas, Gmail Palsu Janjikan Insentif US$ 500


- detikInet

Jakarta - Bila Anda pemilik akun layanan e-mail Google mail (Gmail) dan dikabarkan mendapat hadiah US$ 500, abaikan! Itu adalah modus baru Phiser melakukan penipuan.Seperti yang dilansir Softpedia dan dikutip detikINET Kamis (13/07/2006), phiser kini mengincar para pengguna layanan Gmail untuk dicuri informasi rahasianya.Hal tersebut diungkapkan oleh representatif dari perusahaan analisis virus, spyware dan spam SophosLabs.Lebih lanjut dijelaskan bahwa modus kali ini memang cerdik. Phiser tersebut berkedok sebagai layanan resmi Gmail dan mengirimkan email yang menyebutkan bahwa si penerima email tersebut memenangkan insentif dari Google sebesar US$500.Karena membawa nama besar Google, tak sedikit korban yang mengikuti instruksi dari sang phiser dan mengklik link yang dijanjikan akan mengirimkan insentif langsung ke rekening korban.Setelah mengikuti langkah-langkah yang diminta, pengguna akan di informasikan bahwa terjadi intervensi pada transaksi serta meminta informasi personal untuk diisi."Siapapun yang mencoba dan melakukan hal ini akan menghadapi bahaya dan berjalan langsung kedalam jebakan orang-orang iseng ini," jelas Graham Cluley, senior konsultan teknologi dari Sophos.Selain itu, 'Gmail' palsu tersebut menyebutkan bahwa penerima insentif harus menjadi membership Gmail dan diminta mengeluarkan fee sebesar US$ 8,60 melalui transaksi online, untuk mendapatkan keuntungan-keuntungan lain dari permainan insentif ini.Bila korban sudah mencapai ke tahap ini, maka sang Phiser telah mendapatkan apa yang diincar, data personal serta data finansial yang sangat konfidensial."Tentu saja email ini tidak dikirim langsung dari pihak Gmail, dan uang sebesar US$ 500 memang tidak ada," tandas Cluley.Cluley juga mengimbau agar pengguna harus berhati-hati dalam menyikapi hal-hal serupa. "Tidak pernah ada istilah gratis dan waspadalah akan email yang bukan merupakan permintaan dari siapapun itu," imbau Cluley. (amz) (annisa/)







Hide Ads