Tips Jitu Amankan Kartu ATM Magnetik dari Aksi Skimming

ADVERTISEMENT

Kolom Telematika

Tips Jitu Amankan Kartu ATM Magnetik dari Aksi Skimming

Alfons Tanujaya - detikInet
Senin, 11 Apr 2022 20:17 WIB
Ilustrasi mesin ATM
Ilustrasi mesin ATM. Foto: Getty Images/iStockphoto/PKpix
Jakarta -

Dengan tips ini, data dan PIN kartu ATM Anda tidak akan pernah bisa dicuri sekalipun Anda melakukan tarik tunai di ATM yang sudah ditanami mesin skimmer dan kamera tersembunyi atau PIN pad palsu yang digunakan untuk mencuri PIN kartu ATM.

Setelah kasus skimming di salah satu bank swasta nasional yang menguras habis tabungan pemilik akun ratusan juta rupiah, tentunya Anda sekarang was was setiap kali melakukan penarikan tunai menggunakan mesin ATM. Apakah mesin ATM yang saya gunakan untuk tarik tunai ada skimmernya atau tidak ?

Ada solusi jitu untuk Anda dan ini memanfaatkan fitur dari aplikasi mobile banking. Sekalipun kartu ATM Anda masih menggunakan gabungan teknologi magnetik dan chip sehingga rentan menjadi korban skimming, dengan metode simpel ini, maka data kartu magnetik dan PIN ATM anda tetap aman karena kartu fisik tidak digunakan dalam penarikan tunai ini.

Tertarik? Saya harap Anda sudah memiliki sedikit gambaran mengenai apa yang saya maksudkan.Tarikan tunai tanpa kartu sering disebut nir kartu atau cardless withdrawal. Anda bisa mengaktifkan tarik tunai nir kartu ini dari aplikasi mobile banking anda setiap kali ingin melakukan penarikan.

Dan kabar baiknya, tarik tunai nir kartu ini menggunakan OTP One Time Password atau PIN sekali pakai yang memiliki masa berlaku terbatas (1 jam) di mana jika tidak dipakai atau sudah dipakai sekali untuk melakukan penarikan, maka PIN tersebut akan hangus dan tidak bisa dipakai lagi.

Ini adalah golden standard dalam pengamanan transaksi finansial. Sebagai contoh golden standard dalam test Covid adalah PCR, jadi ini adalah pengamanan terbaik yang tersedia saat ini.

Kekurangannya adalah Anda hanya bisa melakukan tarik tunai nir kartu ini di ATM bank yang bersangkutan dan belum bisa dilakukan di ATM bersama/bank lain sehingga Anda perlu memilih bank yang memiliki jaringan mesin ATM yang luas.

Resiko lain yang harus diperhatikan adalah karena proses transaksi dilakukan oleh mobile banking, Anda harus ekstra hati-hati dengan PIN akses dan PIN approval transaksi mobile banking Anda. Jaga kartu SIM / nomor HP mobile banking anda dan selalu kunci ponsel serta aplikasi mobile banking Anda dengan PIN yang aman dan sulit ditebak.

Jangan pernah membagikan kode rahasia tarik tunai nir kartu yang ditampilkan di mobile banking Anda karena dengan informasi ini siapapun yang memasukkan kode tersebut di ATM bank yang bersangkutan pada rentang waktu yang ditentukan akan dapat melakukan penarikan yang anda ciptakan sebelumnya melalui program mobile banking.

Risiko kebocoran data penarikan nir kartu jauh lebih rendah dibandingkan penarikan menggunakan kartu ATM karena dengan data skimming dan PIN kartu ATM yang bocor karena data skimming dapat digunakan untuk melakukan transaksi berkali-kali untuk menguras rekening korban. Sebaliknya, kode tarik tunai nir kartu ini hanya dapat digunakan sekali. Namanya juga One Time Password, jadi sekali dipakai hangus dan harus dibuat lagi jika ingin melakukan penarikan lagi.

*) Alfons Tanujaya adalah ahli keamanan cyber dari Vaksincom. Dia aktif mendedikasikan waktunya memberikan informasi dan edukasi tentang malware dan cyber security bagi komunitas IT Indonesia.



Simak Video "Kartu ATM Jatuh ke Got Sampai Minta Bantuan Damkar, Kenapa?"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT