Akun Facebook Tentara Ukraina Diincar Hacker, Buat Apa?

Akun Facebook Tentara Ukraina Diincar Hacker, Buat Apa?

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Jumat, 08 Apr 2022 12:37 WIB
Facebook employees take a photo with the companys new name and logo outside its headquarters in Menlo Park, Calif., Thursday, Oct. 28, 2021, after the company announced that it is changing its name to Meta Platforms Inc. (AP Photo/Tony Avelar)
Foto: AP/Tony Avelar
Jakarta -

Geng hacker asal Belarusia mengincar akun-akun Facebook milik tentara Ukraina. Tujuannya adalah untuk mengajak militer Ukraina menyerah ke Rusia.

Jadi geng hacker tersebut memposting video dari akun yang berhasil diretas, yaitu video ajakan untuk menyerah terhadap Rusia. Hal ini disebarkan Meta dalam laporan keamanan terbarunya.

Aksi peretasan tersebut sebelumnya diberi nama 'Ghostwriter' oleh para peneliti keamanan, dan kini diketahui dilakukan oleh geng hacker bernama UNC1151, yang menurut Mandiant punya keterkaitan dengan pemerintah Belarusia.

Dalam laporan keamanan Meta pada Februari lalu, mereka sudah menyadari adanya aksi dari Ghostwriter. Namun sejak pertama dilaporkan itu, UNC1151 sudah mencoba meretas lusinan akun lain, meskipun yang berhasil hanya beberapa.

Peretasan yang berhasil, menurut Meta, adalah ketika Ghostwriter berhasil memposting video dari akun yang sukses diretas. Namun Meta mengklaim bisa memblokir video-video tersebut agar tak menyebar lebih luas.

Penyebaran video berisi ajakan untuk menyerah itu, sebelumnya memang menjadi taktik dari hacker yang menyerang jaringan televisi di Ukraina, dan menyusupkan berita palsu terkait menyerahnya Ukraina.

Meskipun pernyataan semacam ini bisa dengan mudah ditepis oleh pemerintah, namun para ahli menyebut tujuan utama dari taktik tersebut adalah untuk merusak kepercayaan warga Ukraina terhadap media.

Menurut Meta, masih banyak aksi hacker lain yang dilakukan di jejaring milik Meta. Termasuk aksi sebuah grup yang terkait dengan KGB-nya Belarusia, yang mencoba mengadakan aksi protes terhadap pemerintahan Polandia di Warsawa. Namun laman event tersebut dan akun yang membuatnya diklaim sudah dihapus dalam waktu singkat oleh Meta.

Simak Video 'Detik-detik Serangan Bom Jatuh Dekat Jurnalis yang Meliput di Garis Depan Donetsk':

[Gambas:Video 20detik]




(asj/fay)