Spyware Berevolusi Lebih Cepat Dari Virus
- detikInet
Jakarta -
Evolusi sebuah spyware ternyata lebih cepat dari virus. Webroot, sebuah perusahaan keamanan melaporkan adanya peningkatan jumlah spyware yang serius, dalam setahun terakhir.Hampir semua spyware ini mengincar data-data keuangan. Tetapi para pakar keamanan menyebutkan, aplikasi Voice Over Internet Protocol (VoIP) seperti Skype, merupakan target lanjutan malware ini."Layanan suara merupakan target selanjutnya dari serangan malware ini. Para pembuatnya tidak lagi mengincar data-data keuangan," ujar Gerhard Eschelbeck, Chief Technology Officer Webroot serta pendiri perusahaan pengujian celah Qualys.Eschelbeck juga mengklaim telah berhasil mengidentifikasi perubahan tingkah laku spyware, yang berkembang lebih pesat jika dibandingkan dengan virus.Virus biasanya digunakan dan didistribusikan oleh seseorang secara pribadi, sebelum digunakan pihak ketiga. Sedangkan spyware dikembangkan oleh tim yang bekerja untuk mengoperasikan dan mempelajari virus.Beberapa kode malware ini, malahan mampu mengatur ulang dirinya sendiri setiap satu jam. Cara ini digunakan untuk mengecoh sistem pengenalan malware dari software keamanan.Eschelbeck juga menambahkan, perusahaannya telah mendeteksi peningkatan aktivitas spyware sebesar 40 persen hanya dalam waktu tiga bulan. Demikian dikutip detikINET dari Vnunet Kamis (27/4/2006).
(rouzni/)