Serangan Siber ke Perusahaan Indonesia 746% di Atas Rata-rata

Serangan Siber ke Perusahaan Indonesia 746% di Atas Rata-rata

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Kamis, 16 Sep 2021 14:18 WIB
Spyware
Foto: dok ITPro
Jakarta -

Dalam laporan Threat Intelligence Report September 2021, Check Point menyebut selama enam bulan terakhir organisasi di Indonesia mengalami 746% lebih banyak serangan siber dibanding rata-rata global.

Di antara ancaman siber yang dihadapi, jenis eksploitasi kerentanan (vulnerability exploit) yang paling umum terjadi adalah Remote Code Execution, yang berdampak pada 62% organisasi dalam 6 bulan terakhir.

Remote Code Execution adalah serangan siber yang terjadi ketika penyerang mengeksekusi perintah dari jarak jauh terhadap perangkat korban atau target, biasanya setelah host mengunduh malware berbahaya.

Check Point Threat Intelligence Report juga mengungkapkan bahwa tiga industri yang paling terdampak di Indonesia adalah bidang Pemerintah/Militer, Manufaktur dan Perbankan, yang masing-masing menerima 686%, 403%, dan 313% lebih banyak serangan per minggunya jika dibandingkan dengan rata-rata global pada setiap sektor.

"Di tengah pandemi, peralihan ke kerja dari rumah (remote working) telah mempercepat 'transformasi digital' di Indonesia. Oleh karena itu, para pelaku kejahatan siber telah mengadaptasi praktik kerja mereka dengan cara memanfaatkan peralihan ini untuk membidik jaringan distribusi perusahaan dan jaringan mitra-mitra organisasi, untuk mencapai kerusakan maksimal," ujar Deon Oswari, Country Manager Indonesia, Check Point Software, dalam keterangan yang diterima detikINET.

"Banyak organisasi di Indonesia rentan terhadap serangan siber karena mereka tidak memiliki perlindungan yang memadai, atau masih bergantung pada teknologi yang sudah ketinggalan. Check Point Software mendesak semua organisasi di Indonesia untuk meninjau kembali strategi keamanan siber dan kesterilan sistem keamanan mereka untuk menghindari menjadi korban dari kebocoran besar (mega breach) siber berikutnya," tambahnya.

Untuk menjaga keamanan organisasi atau perusahaan dari serangan siber, berikut adalah saran dari Check Point Software: