Penipuan Open BO Seks Sama Seperti Jualan Online Abal-abal

Penipuan Open BO Seks Sama Seperti Jualan Online Abal-abal

Tim - detikInet
Rabu, 23 Jun 2021 19:50 WIB
Close up of couple hands lie on bed relaxing in bedroom, lovers have intense sex or making love feeling orgasm and satisfaction, boyfriend and girlfriend enjoy foreplay on white sheets in the morning
Penipuan Open BO Seks Sama Seperti Jualan Online Abal-abal. Foto: Getty Images/iStockphoto/fizkes
Jakarta -

Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri membongkar penipuan open BO seks online. Masyarakat diimbau waspada terkait layanan seks online. Pengamat berpendapat, kasus ini sebenarnya sama dengan penipuan jualan online.

"Ini sama saja dengan penipuan jualan online abal-abal. Bedanya yang ditawarkan adalah jasa esek-esek. Dan bedanya kalau jasa esek-esek korbannya sungkan melapor karena tentunya dia malu," kata pengamat keamanan cyber Alfons Tanujaya, dihubungi detikINET, Rabu (23/6/2021).

Disebutkan Alfons, penipu memanfaatkan celah korban sungkan melapor. Alfons menduga, kemungkinan besar deal BO biasa dilakukan melalui perantara yang terpercaya.

"Sebenarnya bisnis ini berisiko baik untuk pembeli maupun penjual. Kalau pembeli yah risikonya ditipu bayar DP, tapi nggak dilayani atau diberi barang atau layanan di luar 'spek'. Tapi kemungkinan perantara di bypass dan terjadi penipuan seperti ini," jelasnya.

Menurut Alfons, penipu akan selalu mencari kelemahan proses transaksi apapun dan berupaya mengeksploitasinya untuk mengeruk keuntungan.

"Terlepas dari apapun jenis transaksinya. Celahnya kan pembeli melakukan transfer terlebih dahulu tanpa ada jaminan menerima barang atau jasa. Kalau dia melakukan melalui perantara yang terpercaya maka hal ini akan aman. Misalnya bayar melalui semacam rekening bersama," ujar Alfons.

Dia mengingatkan, dalam melakukan transaksi apapun tetap perlu perantara pihak ketiga yang terpercaya. Gunanya tentu saja untuk mengamankan transaksi jika pembeli dan penjual tidak saling kenal.

Sebelumnya diberitakan, Tim Siber Polri mengungkapkan modus penipuan layanan seks online. "Pelaku menyamar sebagai si penyedia jasa seks online di Medsos. Lalu kemudian minta bayaran DP (down payment) terlebih dahulu," jelas Tim Siber Polri, Rabu (23/6/2021).

Namun setelah uang down payment tersebut dibayar, akun korban diblokir sehingga pelaku tidak bisa dihubungi. Beberapa bulan belakangan, jagad dunia maya memang tengah ramai fenomena 'Open BO'.

Open BO atau 'Booking Online' (bisa diartikan juga Booking Out) adalah tindakan seseorang yang menawarkan dirinya kepada orang lain melalui media sosial. Selain Open BO, banyak juga yang menawarkan VCS atau Video Call Sex.



Simak Video "Pelaku Penipuan Pinjaman Online di Kendari Diringkus!"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/rns)