Berinduk di Kominfo, Teken Aja! Jadi Senjata Atasi Kejahatan Digital

Berinduk di Kominfo, Teken Aja! Jadi Senjata Atasi Kejahatan Digital

Agus Tri Haryanto - detikInet
Sabtu, 06 Feb 2021 16:56 WIB
Tanda tangan digital Teken Aja!
Foto: Teken Aja!
Jakarta -

PT Djelas Tandatangan Bersama (DTB) resmi menghadirkan tanda tangan digital Teken Aja! sebagai platform tandatangan digital pertama yang mendapatkan status PSrE berinduk di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

PSrE atau kepanjangan dari Penyelenggara Sertifikat Elektronik (PSrE) yang bertujuan untuk menyediakan jasa sertifikat dan tanda tangan digital yang efisien, aman, dan praktis bagi ekosistem digital di Indonesia, terutama untuk ekosistem dalam industri keuangan dan transaksi e-commerce.

Kehadiran Teken Aja! dapat menggantikan penggunaan kertas dalam sebuah dokumen menjadi digital. Teken Aja! menggunakan teknologi dan pengamanan tinggi, yaitu Infrastruktur Kunci Publik atau IKP yang akan membuat sistem ini terproteksi.

Sebagai platform tandatangan digital, Teken Aja! bisa menjadi katalis dalam mendigitalkan Indonesia hingga menindak pemalsuan tanda tangan yang kerap terjadi. Teken Aja! mengklaim dapat membantu membangun ekosistem digital yang sehat dan aman.

"Kami yakin Teken Aja! akan membantu banyak sekali industri di Indonesia dalam melakukan bisnis dengan lebih baik lagi, serta mencegah tindak kejahatan," CEO PT Djelas Tandatangan Bersama (DTB) Alwin Jabarti Kiemas dalam siaran persnya, Sabtu (6/2/2021).

Sementara itu, COO DTB Rionald A Soerjanto menjelaskan Teken Aja! telah memenuhi level tertinggi dalam keamanan digital, yaitu verifikasi level 4 dengan menggunakan biometrik sebagai senjata pamungkasnya.

"Lebih dari eKYC, apakah seorang itu benar dan asli. Kemudian, apakah betul yang sedang bertransaksi itu pemegang lisensi tersebut. Selanjutnya, kalau kamu mau menggunakan identitas tersebut, mana bukti kredensialnya? Di sinilah tanda tangan digital bermain. Jadi, kita melihat bahwa memang tanda tangan digital adalah solusi dalam melakukan transaksi digital," tutur Rionald.

Tanda tangan digital Teken Aja!Tanda tangan digital Teken Aja! Foto: Teken Aja!

Dirjen Aptika Kementerian Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan mengharapkan kehadiran Teken Aja! tak hanya memperkuat ekosistem digital di Indonesia, tetapi juga meningkatkan keamanan dalam transaksi digital.

"Di ruang digital, susah memastikan siapa orang di sebelah sana, harus ada verifikasi. Ini adalah tugas DTB (Teken Aja!) untuk memastikan keamanan, karena yang dijual adalah trust. Ini mekanisme yang mesti dibangun," ungkap Semuel.

Peluncuran Teken Aja! dihadiri Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif, Dirjen Aptika Kementerian Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan, Deputi Komisioner OJK Institute dan Keuangan Digital Imansyah, dan Perwakilan FDP Venture Benny Sudrata selaku investor DTB.



Simak Video "Clubhouse Masuk Android, Jadi Downgrade?"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)