Keamanan Siber Jadi Isu Strategis, Huawei Singgung Penggunaan Cloud

Keamanan Siber Jadi Isu Strategis, Huawei Singgung Penggunaan Cloud

Alfi Kholisdinuka - detikInet
Rabu, 27 Jan 2021 14:50 WIB
Huawei
Foto: Huawei
Jakarta -

Keamanan siber telah menjadi isu prioritas bagi seluruh negara di dunia sejak teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dimanfaatkan dalam berbagai aspek kehidupan. Sejalan dengan makin tingginya tingkat pemanfaatan TIK, tingkat risiko dan ancaman penyalahgunaannya juga makin tinggi dan kompleks.

Terlebih, kompleksitas ini makin meningkat sejak akhir tahun 2019, ketika dunia disibukkan dengan merebaknya kasus COVID-19. Hal ini tentu saja berimplikasi besar pada seberapa siap organisasi mempersiapkan infrastruktur cybersecurity.

HuaweiHuawei Foto: Huawei

Deputi Bidang Proteksi Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Akhmad Toha menuturkan keamanan siber juga menjadi isu strategis di Indonesia. Ruang siber Indonesia yang luas, multidimensi dan multi sektor, serta ancaman serangan yang meningkat, membutuhkan perhatian semua pihak.

"Salah satu tantangan terbesar dalam mewujudkan keamanan siber adalah kompleksitas lanskap yang disebabkan oleh jenis penyerang, dampak yang ditimbulkan serangan, serta target serangan yang sangat beragam di ruang siber," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (27/1/2021).

"Di era digital saat ini, masyarakat memerlukan pengetahuan yang cukup terkait manfaat maupun kerentanan yang ada di ruang siber," imbuhnya dalam Webinar CyberHub Festival 2021 dengan tema 'Cloud dan Keamanan Siber untuk Infrastruktur Kritikal Nasional', di Jakarta.

Sementara itu, President Cloud and AI Business Group Huawei Indonesia Jason Zhang meyakini dalam waktu dekat ketahanan keamanan siber juga akan menjadi praktik standar keamanan informasi keamanan yang diwajibkan bagi semua perusahaan dan organisasi di Indonesia. Hal itu seiring dengan upaya BSSN untuk membangun keamanan siber nasional yang lebih tangguh

"(Oleh karenanya), Huawei berkomitmen dalam mengintegrasikan kepatuhan keamanan siber sebagai bagian integral dari bisnis dan layanan kami, selain itu kami juga telah mengikuti assessment yang diterapkan oleh BSSN," tuturnya.

Jason menambahkan Huawei menjadikan kepercayaan sebagai aspek terpenting dari solusi Cloud yang dimiliki. Pihaknya membangun Cloud publik yang kredibel secara global yang menampilkan keamanan, kepatuhan, privasi, transparansi, dan ketahanan.

"Kami akan terus berbagi pengetahuan tentang teknologi baru dan risiko keamanan siber yang berpotensi muncul di masa depan dan harus diantisipasi dari sekarang, serta mendorong kolaborasi inovatif," ungkapnya.

HuaweiHuawei Foto: Huawei

"Kami sangat mengapresiasi BSSN atas inisiasi yang dilakukan dalam mengadakan workshop selama 2 (dua) hari untuk memberikan literasi terkait indeks KAMI dalam rangka membangun kesadaran para pelaku industri maupun pemerintahan, serta mengukur tingkat kesiapan dan kematangan tiap organisasi terkait ancaman terhadap keamanan siber," tambahnya.

Keterlibatan Huawei pada acara CyberHub Festival 2021 disebutnya untuk aktif berkontribusi pada pengembangan TIK Indonesia sejak kehadirannya di negara ini 20 tahun lalu. Ke depannya, kata dia, Huawei berharap semua pemangku kepentingan keamanan siber makin mempererat sinergi kolaboratifnya untuk mendukung BSSN sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan siber di Indonesia.

Sebagai informasi, webinar ini digelar oleh Huawei Indonesia, berkolaborasi dengan Association Cloud and Computing Indonesia (ACCI) pada tanggal (18-29/1) mendatang. Gelaran ini bertujuan untuk menyelaraskan pemahaman, sekaligus meningkatkan literasi keamanan siber di instansi pemerintah, perusahaan negara, swasta dan masyarakat umum serta mensosialisasikan pentingnya keamanan siber dalam proses transformasi digital.

Webinar dibuka oleh Ketua ACCI Alex Budiyanto dan Kepala BSSN Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian (18/01) serta menghadirkan sejumlah pembicara utama seperti Deputi Bidang Proteksi BSSN Akhmad Toha, Presiden Cloud & AI Business Group Huawei Indonesia Jason Zhang, Direktur Proteksi Ekonomi Digital BSSN Anton Setiyawan dan Deputi I BSSN Irjen Pol Dono Indarto.



Simak Video "Usung Kamera Andal, Huawei Mate 40 Pro Jawab Kebutuhan Vlogger!"
[Gambas:Video 20detik]
(ega/fay)