Prediksi Ancaman Siber Selama 2021, Apa Saja? - Halaman 2

Prediksi Ancaman Siber Selama 2021, Apa Saja?

ADVERTISEMENT

Prediksi Ancaman Siber Selama 2021, Apa Saja?

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Selasa, 01 Des 2020 21:35 WIB
Virus corona: Seberapa aman aplikasi Zoom yang marak dipakai WFH, tapi kini dilarang Taiwan?
Ilustrasi WFH. Foto: BBC Magazine

3. WFH secara cerdas dan aman

Pandemi COVID-19 membuat banyak perusahaan menerapkan work from home atau bekerja dari rumah. Namun kini, delapan bulan sejak awal pandemi, perusahaan bakal semakin memikirkan cara aman agar pegawainya tetap bisa bekerja dari rumah.

Salah satunya dengan mengadopsi solusi berbasis cloud, yang bisa menggantikan perangkat mahal dengan desktop tervisualisasi. Dengan begitu, pegawai dapa menggunakan perangkat yang lebih sederhana, namun tetap bisa aman dan dan bisa mengakses sumber daya yang dibutuhkan untuk bekerja.

Menerapkan kebijakan bring your own computer (BYOC) dengan lebih luas. Soal keamanan, bisa menggunakan solusi secure access service edge (SASE), yang menjadi norma keamanan siber baru berkat fleksibilitas, kesederhanaan dan visibilitasnya.

Menurut Director & Systems Engineering Palo Alto Network Indonesia Yudi Arijanto, solusi SASE sendiri saat ini sudah banyak dipakai perusahaan untuk mengamankan direktur dan eksekutif level C mereka.

4. Meningkatkan keamanan cloud

Terjadinya perpindahan ke cloud secara besar-besaran, bukan lagi ditujukan sekadar untuk mendukung tugas-tugas mendasar, seperti email. Makin banyak kegiatan yang divirtualisasikan pada tahun 2021. Hal ini mendorong perusahaan untuk meninjau kembali sistem keamanan di lingkungan cloud yang tengah mereka gunakan.

Meskipun kontrol keamanan jaringan tetap menjadi komponen penting dalam mendukung keamanan cloud, namun perusahaan perlu memperkuatnya dengan lapis tambahan, terutama di lingkup pengelolaan identitas dan manajemen akses (IAM) seiring meningkatnya skalabilitas pada penggunaan cloud di perusahaan.

Tahun ini, para peneliti Palo Alto Networks Unit 42 mengamati bahwa satu kesalahan konfigurasi IAM dapat memungkinkan penyerang menyusup hingga ke seluruh lingkungan cloud dan menembus hampir ke semua kontrol keamanan.

Tim keamanan perlu bekerja lebih cepat dan mampu beradaptasi dengan kecepatan yang dihadirkan oleh cloud. Namun, apabila mereka lambat mengantisipasi hal ini di 2021, jumlah kerentanan yang muncul dikhawatirkan akan jauh lebih banyak dari apa yang mereka perkirakan.



Simak Video "Suara Desahan Muncul di Diskusi Virtual Ancaman Siber"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT