Cara Mudah Cek Hoax, Tinggal WA Chatbot Ini Saja!

Cara Mudah Cek Hoax, Tinggal WA Chatbot Ini Saja!

Aisyah Kamaliah - detikInet
Kamis, 19 Nov 2020 16:53 WIB
Ilustrasi WhatsApp
Cek hoaks di WhatsApp Chatbot MAFINDO (Foto: dok. Rawpixel)
Jakarta -

Di tahun 2020, sudah lebih dari 2.000 hoax yang beredar terlebih karena pandemi dan pilkada mendatang. Untuk cek hoax, kamu bisa chat langsung di chatbot punya Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO).

Ketua Presidium MAFINDO Septiaji Eko Nugroho menuturkan bahwa Indonesia saat ini masih jadi tempat 'pertarungan' antara fakta dan hoax.

"Kenaikan jumlah pengguna media sosial diikuti kenaikan jumlah hoax. Kita melihat data, di 2018 kita diwarnai lebih 1.000 hoax beredar di Indonesia, 2019 ada 1.221 hoax jadi perkiraan 4 hoax setiap harinya," tuturnya saat Konferensi Pers WhatsApp 'Hempaskan Hoax Semudah ABC: Jari Pintar untuk Negeri', Kamis (19/11/2020).

Pada awal 2020, kita sudah cukup berhasil mempertahankan pengurangan hoax yang beredar. Namun karena adanya pandemi dan mendekati waktu pilkada serentak, hoax meningkat dari 1 Januari - 16 November 2020 mencapai 2.024 jumlahnya.

Hoax ini didapatkan tidak hanya dari WhatsApp namun juga platform lainnya. 13-15% hoax didapatkan dari WhatsApp, sisanya dari platform media sosial lainnya.

"Tidak mudah mengetahui apakah sumber hoax murni dari medsos atau WhatsApp, tetapi dalam catatan kami yang dilaporkan 13-15% dari masyarakat, tapi jumlah aslinya bisa lebih dari itu," kata Septiaji.

Nah, dari sini, timbul inisiasi MAFINDO bekerjasama dengan WhatsApp untuk membuat sebuah chatbot untuk mengecek fakta dari informasi yang beredar. Saat ini, sudah ada lebih dari 6.000 data base yang dimiliki MAFINDO.

"Banyak orang Indonesia suka WhatsApp sebagai aplikasi populer, penguna WhatsApp bahkan tidak melakukan kegiatan berinternet lain tapi aktif banget menyebarkan informasi atau memproduksi tulisan mereka dan disebarkan ke WhatsApp. Ini jadi tantangan sendiri," ucapnya.

Untuk nomor WhatsApp MAFINDO yang bernama 'Kalimasada', kamu bisa langsung menghubungi nomor berikut: +62-859-2160-0500.



Simak Video "Tangkal Hoax, Kominfo Siapkan Permen Pemblokiran Medsos"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/fay)