Cozy Bear, Kelompok Hacker yang Dituding Coba Curi Riset COVID-19

Cozy Bear, Kelompok Hacker yang Dituding Coba Curi Riset COVID-19

Aisyah Kamaliah - detikInet
Sabtu, 18 Jul 2020 19:39 WIB
Human hand on keyboard,isolated, selective focus, shallow depth of field, concept of work & technology.
Siapa Cozy Bear yang dituduh berusaha mencuri riset COVID-19? Foto: Thinkstock
Jakarta -

Rusia lagi-lagi dituduh melakukan usaha pencurian lewat bantuan tangan hacker profesional mereka. Meski Juru Bicara Presiden Rusia Vladimir Putin, Kremlin Dmitry Peskov, sudah membantah hal itu, banyak yang menunjuk Cozy Bear sebagai dalang dari usaha peretasan itu.

Siapakah Cozy Bear? Badan keamanan siber Inggris, National Cyber Security Centre (NCSC) adalah yang pertama dan berani dengan gamblang menyebut nama mereka.

Cozy Bear, APT29 atau The Dukes adalah kelompok hacker yang sangat agresif. Mengutip BBC, mereka sangat cerdas dan fleksibel, sering pula mengubah set alat-alat yang digunakannya agar tak mudah terlacak. Mereka bahkan dituduh terlibat dalam peretasan pada Pemilihan Presiden Amerika Serikat pada tahun 2016.

Kelompok ini diperkirakan dijalankan oleh intelijen domestik Rusia (FSB), seperti yang dilaporkan ABC News. Namun baru-baru ini, kabar menyebutkan mereka adalah milik badan intelijen asing Rusia, SVR.

Metode yang digunakan Cozy Bear acap kali melalui malware dan juga spearphising. Spearphising adalah serangan phishing yang ditargetkan dan dipersonalisasi, dirancang untuk menipu orang tertentu. Seringkali email tersebut tampaknya berasal dari seorang kontak terpercaya, dan mungkin menyertakan beberapa informasi pribadi untuk membuat pesan itu tampak lebih meyakinkan.

Lebih lanjut, tak ada yang tahu pasti informasi hacker yang tergabung dalam Cozy Bear, bahkan untuk informasi mengenai kelompok mereka sendiri saja sangat terbatas.

Banyak media yang berusaha untuk mencari tahu soal Cozy Bear, akan tetapi dari pihak pemerintahan Inggris atau Amerika Serikat tidak pernah menjelaskan soal The Dukes secara detail.



Simak Video "Polisi Ringkus Hacker Peretas Ribuan Situs di Dalam dan Luar Negeri!"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/afr)