Penjelasan Zoom Soal Tudingan Jual Data Pengguna

Penjelasan Zoom Soal Tudingan Jual Data Pengguna

Rachmatunnisa - detikInet
Rabu, 01 Apr 2020 12:46 WIB
zoom
Zoom Yakinkan Kalau Mereka Tak Jual Data Pengguna. Foto: Zoom
Jakarta -

Dengan banyaknya orang menggunakan Zoom selama masa pandemi COVID-19, aplikasi ini menjadi sorotan terkait temuan yang menyebutkan Zoom di iOS diam-diam mengirim data pengguna ke Facebook. Zoom telah menghapus fungsi tersebut dan meyakinkan publik bahwa pihaknya tidak menjual data pengguna.

Tak hanya itu, Zoom juga memperbarui kebijakan privasi di platformnya. Dalam postingan di situs resminya, Chief Legal Officer Zoom Aparna Bawa meyakinkan kembali para penggunanya bahwa pihaknya tidak menjual data mereka.


"Kami tidak menjual data pribadi Anda, baik para pengguna kalangan bisnis, sekolah, atau individu, kami tidak menjual data kalian," kata Bawa seperti dikutip dari website resmi Zoom.

Bawa memberikan catatan bahwa perubahan pada kebijakan privasi hanya berlaku untuk bahasa yang mereka gunakan, dan tidak ada yang berubah. Pembaruan ini dibuat agar kebijakan privasi perusahaan sekarang lebih jelas dan lebih mudah dipahami oleh para penggunanya.

"Kami tidak menggunakan data yang kami peroleh dari penggunaan Anda atas layanan kami, termasuk pertemuan Anda, untuk iklan apa pun. Kami menggunakan data yang kami peroleh dari Anda ketika Anda mengunjungi situs web pemasaran kami, seperti zoom.us dan zoom.com. Anda memiliki kendali atas pengaturan cookie Anda sendiri ketika mengunjungi situs web pemasaran kami," sambungnya.


Zoom juga menambahkan bahwa semua meeting yang dilakukan di Zoom tidak dimonitor oleh mereka. Meeting ini juga tidak disimpan oleh Zoom kecuali pengguna memilih untuk menyimpannya di cloud Zoom. Meskipun demikian, menurut Zoom, ada sistem khusus yang mencegah akses ilegal.



Simak Video "Daftar Negara dan Lembaga yang Larang Penggunaan Zoom"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/fyk)