Aplikasi Zoom Diam-diam Kirim Data Pribadi ke Facebook

Aplikasi Zoom Diam-diam Kirim Data Pribadi ke Facebook

Rachmatunnisa - detikInet
Rabu, 01 Apr 2020 08:45 WIB
Zoom Cloud Meeting
Aplikasi Zoom. Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
Jakarta -

Kepopuleran Zoom melesat di tengah pandemi COVID-19 karena banyak orang menggunakannya untuk mendukung video call conference selama melakukan social distancing. Namun di balik itu muncul isu terkait privasi data.

Aplikasi Zoom di perangkat berbasis iOS disebut mengirim data pribadi ke Facebook tanpa sepengetahuan pengguna. Dikutip dari Apple Insider, kabarnya data tetap dikirimkan sekalipun pengguna tak punya akun Facebook.


Berdasarkan laporan Consumer Report, Zoom juga mengirimkan data wajah yang terekam saat pengguna memakai aplikasi. Data wajah ini bisa digunakan untuk mengajari algoritma pengenalan wajah machine learning menjadi lebih pintar.Adapun data yang dikirimkan cukup beragam, mulai dari jam berapa pengguna membuka aplikasi Zoom, model perangkat yang digunakan, lokasi pengguna, operator seluler yang dipakai, hingga ID khusus yang bisa dimanfaatkan oleh pengiklan atau pihak ketiga.

"Hal seperti ini mungkin tidak diinginkan pengguna ketika mereka melakukan panggilan video untuk menghubungi terapis misalnya, mengadakan rapat bisnis, atau melakukan wawancara kerja menggunakan Zoom," tulis Consumer Report seperti dikutip dari Forbes.

Aplikasi Zoom Diam-diam Kirim Data Pribadi ke Facebook Aplikasi Zoom Diam-diam Kirim Data Pribadi ke Facebook Foto: Zoom

Praktik semacam ini sebenarnya bukan hal aneh. Banyak pembuat aplikasi menggunakan softwware development kit (SDK) Facebook untuk mengimplementasikan fitur tertentu ke dalam software mereka.

Namun masalahnya, kebijakan privasi Zoom tidak menjelaskan mengenai jenis pembagian data tersebut. Perusahaan aplikasi ini hanya mengatakan mereka akan berbagi data dengan pihak ketiga tanpa menyebutkan nama Facebook secara khusus.

Padahal Facebook sendiri mengharuskan pembuat aplikasi memberitahukan ke pengguna terkait pembagian data. Bahkan dalam persyaratannya, secara khusus Facebook meminta pembuat aplikasi mencantumkan nama Facebook jika memberikan data.


Merespons hal ini, Zoom membantah pihaknya telah melakukan praktik seperti yang dilaporkan. "Kami tidak menjual data pengguna apapun kepada siapapun," kata juru bicara Zoom.



Simak Video "Messenger Rooms Facebook Ancam Eksistensi Zoom"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/afr)