Viral gerakan Joe Biden yang dikatakan mirip dengan robot humanoid. Hal ini membuat konspirasi Biden telah digantikan robot muncul lagi di media sosial (medsos).
"Ini buktinya bahwa Joe Biden telah digantikan oleh robot humanoid," bunyi tulisan di video yang diunggah akun @trillionaireretier.
Di keterangan video yang telah disukai sebanyak lebih dari 178.000 kali, akun tersebut menyebut sekarang dia mengerti mengapa Biden sering memakai masker.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Robot bertenaga AI yang realistis berkembang dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya-beralih dari mesin mekanis yang kaku menjadi makhluk hidup yang dapat melihat, mendengar, berbicara, belajar, dan merespons secara emosional secara real-time. Apa yang dulunya membutuhkan waktu puluhan tahun pengembangan kini terjadi hanya dalam beberapa tahun, sebagian besar karena terobosan dalam kecerdasan buatan, jaringan saraf, sensor, dan pemrosesan data real-time," ujar akun itu.
Dia menambahkan bahwa robot modern kini dapat mengenali wajah, meniru ekspresi manusia, melakukan percakapan alami, beradaptasi dengan lingkungannya, dan meningkatkan diri melalui pembelajaran. AI memungkinkan mereka untuk memproses sejumlah besar informasi secara instan, membuat keputusan lebih cepat dan lebih akurat daripada manusia dalam tugas-tugas tertentu.
"Seiring perangkat keras mengejar perangkat lunak, robot menjadi lebih mirip manusia dalam gerakan, penampilan, dan perilaku-mengaburkan batas antara mesin dan makhluk hidup," lanjutnya.
Percepatan yang pesat ini dapat membentuk kembali masyarakat sepenuhnya, kata trillionaireretier. Di satu sisi, robot AI dapat merevolusi perawatan kesehatan, perawatan lansia, manufaktur, pendidikan, dan penanggulangan bencana.
Robot AI bahkan dapat menangani pekerjaan yang berbahaya, berulang, atau berbasis presisi sambil meningkatkan efisiensi dan keselamatan. Di sisi lain, hal ini menimbulkan pertanyaan serius tentang pekerjaan, privasi, tujuan hidup manusia, dan batasan etika.
Di kolom komentar, ada 1.150 komentar saat berita ini ditulis Sabtu (14/2/2026). Ada berbagai pendapat di sana, mulai pro sampai kontra.
"Bahkan orang tua tidak berperilaku kayak gitu," ungkap @_atomic_blonde_777 mengomentari gerakan Biden di video tersebut.
"Apa itu benar? π¨," dharampreet_singh5911 kaget.
"Aku bakalan bawa magnet besar di samping dia π," ucap @_i.shayyyy_.
"Tidak, karena jika dia robot, dia pasti akan berbicara dengan sempurna, kan?" @jrn7306 meragukan.
"Epstein Files benar-benar mengakui ini," tutur @theebruarrose.
Meski heboh, faktanya belum ada informasi yang membenarkan bahwa Joe Biden telah dikloning dan digantikan robot humanoid. Oleh karena itu, informasi ini baru sekadar kabar burung yang tak dapat dipertanggungjawabkan.
Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump juga pernah membuat heboh jagat maya dengan mengunggah ulang tulisan pengguna Truth Social @llijh di tahun 2020.
"Tidak ada #JoeBiden yang dieksekusi pada tahun 2020. Kloning #Biden, kembaran, dan entitas tak berjiwa yang direkayasa secara robotik adalah apa yang Anda lihat. #Demokrat tidak tahu bedanya," begitu katanya.
Tidak ada komentar apa pun oleh Trump di unggahan ulang tersebut, tapi tindakannya otomatis jadi sorotan di media-media besar khususnya di AS.
Namun, pada 2025, Trump pernah mendoakan Biden yang didiagnosis kanker prostat.
"Melania dan saya bersedih mendengar diagnosis medis terbaru Joe Biden. Kami menyampaikan harapan terbaik dan terhangat kami kepada Jill dan keluarga, dan kami mendoakan Joe agar cepat pulih dan sukses," bubuh Trump di medsos.
(ask/rns)

