Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Citibank dan Telkomsel Tak Akan Berbagi Database

Citibank dan Telkomsel Tak Akan Berbagi Database


- detikInet

Jakarta - Citibank dan Telkomsel bekerjasama dalam program kartu kredit Citibank-Telkomsel. Meski demikian, kedua perusahaan itu berjanji akan menjaga kerahasiaan database pelanggan masing-masing. Salah satu kekhawatiran besar bagi pengguna layanan elektronik adalah pencurian identitas. Sebuah survei di Amerika Serikat misalnya menunjukkan adanya 67 persen, dari 2000 responden, yang akan berhenti berbelanja online jika data mereka tak diamankan. Seperti dikutip detikinet dari PCWorld, Jumat (2/12/2005), lebih dari separuh responden mengaku akan berpindah bank jika data mereka bocor. Artinya, cara sebuah bank menjaga kerahasiaan data nasabah sangat mempengaruhi reputasi bank tersebut.Agaknya demikian juga dengan Citibank dan Telkomsel. Kamis (1/12/2005) kedua perusahaan tersebut meluncurkan kerjasama co-branding kartu kredit Citibank-Telkomsel. Namun kerjasama itu tak akan mencakup saling berbagi database pelanggan. Hal itu ditegaskan oleh Sanjay Kao, Card Business Director untuk Global Consumer Group, Citibank dalam peluncuran kartu kredit Citibank-Telkomsel di Ritz Carlton Jakarta. "Kami tidak akan saling berbagi database, masing-masing punya program untuk mendekati pelanggan masing-masing," jelas Sanjay. Sanjay mengakui, baik Citibank memiliki data pelanggannya yang menggunakan jasa Telkomsel. Data itu adalah pelanggan yang menggunakan layanan Citibank untuk membayar tagihan kartuHALO Telkomsel (Citibank OneBill). Namun ia menegaskan bahwa Citibank tak memiliki data pengguna Telkomsel yang bukan pelanggan Citibank OneBill. Menurut Kiskenda Suriahardja, Presiden Direktur Telkomsel, ada kurang lebih 1,4 juta pelanggan kartuHALO yang menjadi incaran program co-branding Citibank-Telkomsel. Selain itu, lanjutnya, Telkomsel akan mengejar pengguna Simpati Zone yang berjumlah sekitar 3 juta pelanggan. (wicak/)





Hide Ads