Senin, 16 Sep 2019 14:26 WIB

Hanya dengan SMS, Ponsel Bisa Dibajak Hacker

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Jakarta - Celah keamanan yang ada di SIM Card jadi sasaran empuk bagi hacker untuk membajak ponsel korban. Untuk melakukan aksi tersebut, hacker hanya bermodal mengirim SMS lewat modem murah.

Kerentanan SIM Card ini ditemukan oleh perusahaan keamanan AdaptiveMobile Security. Adapun celah tersebut disebut dengan Simjacker yang memungkinkan hacker dapat memata-matai perangkat korban.



Simjacker ini memberi pintu bagi hacker untuk menyerang secara individual calon korbannya dengan mengirimkan SMS. SMS yang dimaksud bukan yang biasa kita pakai, melainkan berisikan kode-kode khusus untuk mengendalikan ponsel pengguna.

Pengamat Sekuriti dan Aplikasi Finansial Vaksincom Alfons Tanujaya melihat kejadian tersebut kalau si peretas ini hanya menggunakan modem GSM. Dari perangkat tersebut dikirimkan SMS berisi perintah untuk yang bisa mengirimkan informasi korban.

"SMS-nya bukan SMS biasa, tapi kode khusus untuk perintah dan itu tidak kelihatan di fitur SMS penerima. Jadi, korban tidak tahu kalau dieksploitasi data-data di ponselnya," ucap Alfons.



SMS tersebut memanfaatkan celah S@T Browser yang terdapat di SIM Card. Adapun S@T Browser bukan fitur umum, tetapi fitur yang hanya diketahui oleh operator seluler yang berfungsi menjalankan perintah, seperti menampilkan pop up, memutar nada, menjalankan browser, dan lainnya.

Diberitakan sebelumnya, AdaptiveMobile Security menjelaskan bahwa celah keamanan SIM Card tersebut berpotensi menjangkit lebih dari 1 miliar SIM Card yang tersebar di 30 negara, seperti di Amerika, Afrika Barat, Eropa, Timur Tengah, negara yang konsumennya memakai SIM Card.

Simak Video "Dipatok Harga Selangit, Leica Tegaskan Kualitas Kameranya"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)