Minggu, 15 Sep 2019 20:23 WIB

Begini Cara Hacker Bajak Ponsel Lewat SIM Card

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Jakarta - Simjacker, celah keamanan di SIM Card yang masih menggunakan teknologi jadul, disebut AdaptiveMobile Security jadi penyebab ponsel rawan dibajak oleh hacker.

AdaptiveMobile Security sendiri merupakan perusahaan keamanan yang baru-baru ini mengungkapkan ada potensi 1 miliar SIM Card di seluruh dunia dimata-matai oleh hacker. Bahkan, hacker tersebut dapat membajak ponsel korban tanpa diketahui pemiliknya.

Simjacker ini membuka pintu hacker untuk memanfaatkan lubang keamanan S@T Browser yang tertanam di dalam SIM Card. Adapun S@T Browser bukan fitur umum, tetapi fitur yang hanya diketahui oleh operator seluler yang berfungsi menjalankan perintah, seperti menampilkan pop up, memutar nada, menjalankan browser, dan lainnya.



Dilansir dari Phone Arena, Minggu (15/9/2019) AdaptiveMobile Security menyebutkan, serangan ini bergantung pada teknologi lama yang secara teori harusnya dihapus. Simjacker akan tetap menjadi ancaman, selama S@T Browser masih dipakai.

"Sekarang, kerentanan ini telah terungkap, kami berekspektasi yang mengeksploitasi dan aktor jahat lainnya akan mencoba untuk mengembangkan serangan ini ke area lain," kata Chief Technology Officer AdaptiveMobile Security Cathal Mc Daid.



Hacker, seperti dikatakan dalam laporan AdaptiveMobile menyebutkan, memanfaatkan celah keamanan Simjacker untuk melancarkan serangan individu, mulai dari lokasi pengguna, penipuan, kebocoran informasi, sampai mata-mata pemilik ponsel.

"Kerentanan Simjacker dapat meluas ke lebih dari 1 miliar pengguna ponsel secara global yang berpotensi berdampak pada negara-negara di Amerika, Afrika Barat, Eropa, Timur Tengah, dan setiap wilayah di dunia di mana teknologi SIM card digunakan," tulisnya.

Simak Video "Cara Mengetahui SIM Card yang Kena Bajak Hacker"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/rns)