Senin, 04 Mar 2019 06:07 WIB

Awas! Trojan Pecuri Data Penting Mengintai di Situs Porno

Adi Fida Rahman - detikInet
Foto: internet Foto: internet
Jakarta - Meski telah diblokir, banyak netizen yang nekad mengakses situs porno dengan beragam cara. Padahal di situs-situs tersebut menyimpan trojan pencuri data penting.

Para ahli Kaspersky Lab menemukan bahwa ancaman di situs porno meningkat tiap tahunnya. Jumlah pengguna yang diserang trojan mencapai 110 ribu. Sementara 2018 jumlah serangan tumbuh lebih cepat dan berkali lipat, mencapai 850 ribu.


Menurut pihak Kaspesky Lab banyak orang yang merasa situs porno tidak punya ancaman keamanan. Karena situs tersebut bukanlah toko online yang harus memasukan data penting ataupun melakukan pembelian.

Tapi pembajakan login dan kata sandi situs dewasa terus menjadi bisnis berkembang secara dinamis. Para scammer biasanya tertarik pada akun premium yang menyediakan akses konten eksklusif. Mereka nantinya dapat menghasilkan uang dnegan mencuri kredensial akun premium dan menjualnya di pasar gelap.

Dalam beraksi para scammer tidak menggunakan program khusus untuk mencuri data. Sedangan biasanya menggunakan trojan perbankan, malware yang memiliki spesialisasi dalam pembajakan akun perbankan online atau sistem pembayaran.


Belakangan ini program-program tersebut semakin disesuaikan dengan aplikasi baru. Kaspersky Lab mendapati tiga malware finansial yang berbahaya di 2018, ykani Gozi, Jimy dan Ramnit. Bahkan Betabot dan Panda yang eksis beberapa tahun lalu mulai menjangkit situs-situs porno.

Trojan-trojan ini melacak halaman web untuk mendapatkan login dan kata sandi. Setiap kali malware mendeteksi situs porno yang banyak dikunjungi, mereka langsung beraksi mengambil semua daya yang dimasukan di halaman tersebut.



Simak juga video Jepang Stop Jual Majalah Porno di Toserba Jelang Olimpiade:

[Gambas:Video 20detik]

(afr/afr)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed