Jumat, 22 Jun 2018 10:27 WIB

Tips Aman Pakai WiFi Publik di Piala Dunia Rusia

Agus Tri Haryanto - detikInet
Ilustrasi. Foto: Thinkstock Ilustrasi. Foto: Thinkstock
Jakarta - Jaringan WiFi publik yang tersebar di berbagai titik di perhelatan Piala Dunia 2018 di Rusia tidak semuanya aman. Jadi baiknya, hati-hati memanfaatkan jaringan WiFi publik.

Berdasarkan penelitian Kaspersky Lab, lebih dari 20% titik WiFi publik di ajang Piala Dunia 2018 berisiko mengancam keamanan. Saat ini ada 7.176 dari sekitar 32 ribu WiFi publik yang tersebar di Rusia, tidak menggunakan enkripsi lalu lintas data.

Jika Anda mengunjungi kota-kota diselenggarakannya Piala Dunia 2018 dan menggunakan fasilitas WiFi publik selama di sana, perhatikan beberapa langkah sederhana yang dianjurkan Kaspersky Lab berikut ini guna melindungi data pribadi Anda.



1. Kapan pun memungkinkan, hubungkan melalui Virtual Private Network (VPN). Dengan VPN, lalu-lintas data yang dienkripsi dikirimkan melalui jalur yang dilindungi.

Artinya, penjahat siber tidak dapat membaca data Anda walaupun mereka mendapatkan aksesnya. Solusi Kaspersky Secure Connection VPN dapat diaktifkan secara otomatis ketika koneksi tidak aman.

2. Jangan percaya jaringan yang tidak dilindungi kata sandi atau memiliki kata sandi yang mudah ditebak atau mudah ditemukan.

3. Bahkan jika jaringan meminta kata sandi yang kuat, Anda harus tetap waspada. Penipu dapat mengetahui kata sandi jaringan di kedai kopi dan kemudian membuat sambungan palsu dengan kata sandi yang sama.

Ini memungkinkan mereka dengan mudah mencuri data pribadi. Anda hanya boleh mempercayai kata sandi jaringan yang diberikan oleh penyelenggara yang sah.

4. Untuk memaksimalkan perlindungan Anda, matikan koneksi WiFi setiap kali tidak digunakan. Ini juga akan menghemat masa pakai baterai Anda. Kaspersky Lab juga menyarankan untuk menonaktifkan koneksi otomatis ke jaringan WiFi yang ada.

5. Jika tidak 100% yakin dengan keamanan jaringan nirkabel yang digunakan namun masih memerlukan akses internet, coba batasi diri dengan tidak memasukkan detail login untuk jejaring sosial atau layanan email, dan jangan melakukan transaksi perbankan online atau memasukkan detail kartu bank Anda di mana saja.

Ini akan menghindari situasi ketika data sensitif atau kata sandi Anda dicegat dan kemudian digunakan untuk tujuan jahat para penjahat siber.



6. Untuk menghindari diri menjadi target kejahatan siber, Anda harus mengaktifkan opsi 'selalu menggunakan koneksi aman' (HTTPS) di pengaturan perangkat yang dimiliki. Mengaktifkan opsi ini disarankan ketika mengunjungi situs web apa pun yang menurut Anda tidak aman.

Demikian, tetaplah berhati-hati dan perhatikan keamanan perangkat Anda agar aktivitas nonton Piala Dunia 2018 lebih menyenangkan. (rns/rns)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed