Cabir Sudah Susupi 20 Negara
- detikInet
Jakarta -
Virus ponsel tersohor, Cabir, kali ini sudah menyebar sampai 20 negara, termasuk Amerika Serikat, Cina, dan Rusia. Sementara virus CommWarrior muncul di Indonesia sebagai virus pemakan pulsa."Bahkan sekarang virus itu sudah ditemukan di Luxembourg kira-kira 2 hari lalu dan di Belanda 2 minggu lalu," kata Mikko Hyppoenen, pakar anti-virus yang juga pemimpin riset anti-virus perusahaan keamanan internet asal Finlandia, F-Secure.Virus ini baru ditemukan Juni tahun lalu itu menyebar hanya lewat bluetooth, teknologi frekuensi radio jarak dekat yang dirancang khusus untuk dipakai di internet dan perangkat bergerak.Jika ponsel sudah terinfeksi, maka virus akan berusaha mencari ponsel lain untuk menyebarkan diri. "Kalau yang punya ponsel pergi ke luar negeri, maka virus akan mengikuti," imbuh Hyppoenen, seperti dilansir AFP dan dikutip detikinet, Sabtu (30/4/2005).Meski begitu, virus ini tampaknya tidak menyebar dengan mudah. Pasalnya, si penerima pesan harus menyetujui dulu apakah dia bersedia berkoneksi dengan telepon lain dan menerima file yang akan di-download atau tidak.Virus Cabir sebetulnya tidak terlalu membahayakan bagi ponsel. Tetapi punya efek samping yaitu batere ponsel akan melemah karena terus-menerus berusaha mencari ponsel lain yang bluetooth-nya aktif."Kira-kira dari 1 milyar ponsel yang tersebar di seluruh dunia, pasti ada saja yang menerima virus itu. Walau nyatanya cukup aneh jika virus itu terus menyebar, karena virus itu harus menempuh langkah berlapis untuk bisa menginfeksi ponsel," kata Hyppoenen lagi."Virus Cabir ini diyakini sebagai virus terbesar dari lima puluh jenis virus ponsel yang ada di dunia sekarang ini. Meski ada piranti lunak anti-virus untuk ponsel yang pada akhirnya akan terpasang di seluruh piranti bergerak, kemungkinan resiko ponsel terkena virus itu kecil sekali," Hyppoenen menegaskan.Di Indonesia sendiri, sekitar bulan Maret kemarin, telah ditemukan virus ponsel yang lebih kecil dibanding Cabir, bernama CommWarrior. Penyebarannya melalui pesan multi media (MMS).Kendati berukuran lebih kecil, namun efek yang ditimbulkan lebih parah dari Cabir. Pemilik ponsel akan terbebani biaya pengiriman pesan MMS, karena tak tanggung-tanggung, MMS dikirim ke semua nomor telepon yang tertera pada daftar buku telepon ponsel. Sekarang, berapa nomor telepon yang anda simpan? Pastinya akan membuat anda pusing tujuh keliling dengan tagihannya nanti.
(wicak/)