Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Zombie Paling Banyak Lahir di Inggris

Zombie Paling Banyak Lahir di Inggris


- detikInet

Jakarta - Lebih dari seperempat PC zombie global ternyata ada di Inggris. Beberapa negara di Asia juga ada dalam daftar sepuluh besar penghasil zombie.Hal tersebut terungkap dalam laporan terbaru dari perusahaan keamanan Symantec, Symantec Internet Security Threat Report. Seperti dikutip dari The Register yang dikunjungi detikcom, Selasa (22/3/2005), Inggris memiliki 25,2 persen dari total bot. Istilah ini merujuk pada komputer yang terinfeksi virus dan PC-PC zombie yang dikendalikan para cracker untuk tujuan tertentu, termasuk pencurian identitas.Amerika Serikat ada di posisi kedua, dimana 24,6 persen bot ada disini. Negara Asia juga tak ketinggalan. Cina bahkan ada di posisi ketiga dengan 7,8 persen. Negara Asia lainnya adalah Taiwan (3,1 persen), Korea Selatan (3 persen) dan Jepang (2,6 persen).Statistik ini merupakan hasil penelitian yang dilakukan Symantec selama periode Juli sampai Desember 2004. Data didasarkan pada jumlah PC di dunia yang diketahui terinfeksi berbagai virus pengganggu seperti worm Agobot.Maraknya bot atau zombie telah menjadi masalah penting dalam keamanan informasi. Zombie adalah komputer-komputer yang terinfeksi worm atau trojan dan diambil alih oleh cracker. Zombie seringkali dimanfaatkan untuk menjadi 'agen' pengirim spam, virus bahkan melancarkan serangan denial of service.Symantec menemukan, jumlah zombie menurun dari sekitar 30.000 per hari pada bulan Juli, menjadi rata-rata kurang dari 5.000 per hari pada bulan Desember. Meski ukurannya menurun, dampak dan kerugian yang berkaitan dengannya tetap menjadi masalah penting, terutama karena makin banyak yang dilibatkan untuk keperluan kejahatan finansial.Urutan 10 besar Zombie Dunia adalah:1. Inggris (25,2 persen)2. Amerika Serikat (24.6 persen)3. Cina (7.8 persen)4. Kanada (4.9 persen)5. Spanyol (3.8 persen)6. Perancis (3.6 persen)7. Jerman (3.5 persen)8. Taiwan (3.1 persen)9. Korea Selatan (3.0 persen)10. Jepang (2.6 persen) (ien/)







Hide Ads