Menurut laporan perusahaan keamanan internet Norton, di saat berita minor tentang Kim Kardashian menjadi tren di media sosial, inilah waktu yang tepat untuk mengingat bahwa berita yang populer juga merupakan surga bagi penipu. Mereka memanfaatkan tingginya minat masyarakat untuk menarik mereka agar mengklik tautan atau lampiran.
"Faktanya, dalam 24 jam pertama setelah kejadian tersebut diinformasikan ke publik, Norton mencatat kenaikan sebesar 2.400% pada spam dan penipuan yang berkaitan dengan Kim Kardashian," lanjut Norton dalam keterangan yang diterima detikINET, Kamis (6/10/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akibatnya, hampir seratus variasi subjek berbeda terlihat dalam pesan spam yang dengan nama Kardashian, termasuk 'Breaking News' dan 'Photos of' di baris subjek. Mayoritas pesan yang dilacak Norton adalah dalam bahasa Inggris, Perancis dan Jerman.
Berikut tips dari Norton untuk tetap aman dari penipuan rekayasa sosial:
-. Jangan membuka email atau mengklik lampiran dari orang yang tidak dikenal
-. Jadilah skeptis: hanya karena Anda sudah melihatnya di newsfeed tidak berarti itu bukan penipuan. Teman-teman Anda mungkin saja telah menjadi korban penipuan click-jacking dan bahkan tidak menyadari hal itu.
-. Berpikirlah sebelum mengklik: arahkan kursor ke URL sebelum mengklik untuk melihat jenis situs yang akan masuki β aturan yang baik adalah hanya kunjungi website yang Anda ketahui dan percaya.
-. Curigai setiap anjuran untuk melakukan sesuatu: jika ada yang meminta Anda untuk mengisi informasi, men-download plug-in (yang bisa jadi malware yang menyamar) atau berbagi dengan teman-teman sebelum melihat atau membaca konten, hal tersebut harus langsung diwaspadai
-. Laporkan kegiatan atau konten yang mencurigakan ke platform media sosial atau penyedia layanan e-mail Anda. (ash/fyk)