Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Hacker Pemburu Hadiah
Menggiurkan, Hacker Bisa Raup Uang Miliaran
Hacker Pemburu Hadiah

Menggiurkan, Hacker Bisa Raup Uang Miliaran


Fino Yurio Kristo - detikInet

Foto: GettyImages
Jakarta - Berapa banyak maksimal uang yang bisa didapat hacker putih alias hacker baik baik? Ternyata sangat menggiurkan, bisa tembus miliaran kalau dirupiahkan.

"Ada beberapa hacker yang kutahu bisa menghasilkan sampai USD 200 ribu per tahun. Bahkan aku tahu ada yang memiliki target pribadi menghasilkan USD 500 ribu tahun ini. Dia bisa melakukannya," kata Jobert Abma, hacker yang juga pendiri perusahaan HackerOne.

USD 200 ribu itu sekitar Rp 2,6 miliar atau Rp 224 juta tiap bulan. Darimana asalnya? Seperti sudah diberitakan sebelumnya, belakangan makin banyak perusahaan mau memberi imbalan besar bagi hacker yang bisa menemukan kerentanan di sistem mereka. Ide utamanya adalah, celah keamanan itu perlu ditemukan sebelum dieksploitasi penjahat cyber.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jumlahnya bervariasi, tergantung jenis bug yang ditemukan. Pentagon misalnya, mau membayar sampai USD 150 ribu untuk hacker yang mampu menemukan kerentanan besar di websitenya. Sedang Microsoft mengatakan, hadiah tertinggi yang bisa mereka berikan adalah sebesar USD 100 ribu.

Facebook sejauh ini sudah membayar sekitar USD 1 juta pada para hacker. Tahun lalu, rata rata pembayaran adalah USD 1.782 untuk tiap bug yang ditemukan. Kalau Google diperkirakan telah memberikan uang total USD 2 juta pada para hacker tahun lalu saja.

"Dengan memiliki program semacam ini, para perusahaan memastikan para hacker terbaik melihat sistem mereka. Semakin banyak yang melihat, semakin banyak bug yang bisa ditemukan," kata Gianluca Stringhini, asisten profesor University College London.

Maka, menjadi hacker pemburu bug semacam itu bisa menjadi profesi dengan bayaran tak sedikit. Bahkan kalau beruntung bisa direkrut menjadi pegawai. "Ketika aku menemukan bug di database perusahaan software MacKeeper, mereka mengatakan akan mempekerjakanku untuk menemukan hal semacam itu," ucap seorang hacker bernama Chris Vickery.

Arne Swinen, hacker asal Belgia, saat ini ada di posisi kedua hacker yang dinilai paling membantu Facebook. Hacker bukan pekerjaan utama, namun dia senang melakukannya. Beberapa bulan terakhir, Arne mengaku mendapat uang total USD 15 ribu dari hasil menemukan beragam bug.

"Beberapa bug butuh beberapa hari untuk ditemukan, tapi beberapa cuma butuh lima menit. Bug terburuk yang kutemukan sejauh ini menghasilkan imbalan USD 2.500 dan aku hanya perlu 5 menit menemukannya," klaim Arne.

"Awalnya aku melihat dulu fungsionalitas sebuah website atau aplikasi dan kemudian barulah aku mulai coba mencari kelemahannya," tambah dia.

Kebanyakan dari hacker pemburu hadiah ini memang punya pekerjaan utama, biasanya berhubungan dengan keamanan internet. Mereka melakukannya untuk mencari penghasilan tambahan yang jika beruntung, malah bisa melebihi penghasilan utama.

(fyk/ash)







Hide Ads