Ancaman ini diungkap oleh Skycure, sebuah perusahaan keamanan mobile, dalam sebuah konferensi di Amerika Serikat baru-baru ini. Menurut mereka, dengan menciptakan sebuah koneksi WiFi hotspot palsu, hacker bisa membuat perangkat mobile crash dengan tingkat keberhasilan sangat tinggi.
Metode yang digunakan dalam serangan ini adalah denial of service (DOS) yang biasanya digunakan untuk membuat down sebuah situs ataupun server. "Jika ponsel atau aplikasi crash, biasanya pemilik ponsel akan menganggap itu sebagai sebuah masalah teknis, ketimbang sebuah cyber attack," ujar Adi Sharabani, CEO Skycure.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Caranya adalah dengan menciptakan jaringan WiFi yang tidak mempunyai password, untuk memancing orang-orang bergabung. Dan ketika ponsel-ponsel itu terhubung ke jaringan, si hacker bisa menyusupkan aplikasi yang dimaksud.
Masalah ini pertama ramai diperbincangkan pada tahun 2013, dalam sebuah kejadian yang disebut oleh Skycure sebagai WiFiGate. Ketika itu, si hacker membuat jaringan WiFi dengan nama SSID yang serupa dengan nama koneksi WiFi lain yang populer.
Jadi ketika jaringan tersebut aktif, ponsel-ponsel yang pernah terkoneksi akan secara otomatis terhubung ke jaringan milik si hacker. Dan ia bisa dengan mudah 'mematikan' ponsel-ponsel tersebut.
Bahkan dalam kasus tertentu, Skycure bisa membuat sebuah ponsel crash secara terus menerus setelah di-reboot. "Tak ada yang bisa kamu lakukan untuk menghindari serangan semacam ini," ujar Sharabani, demikian dikutip detikINET dari Business Insider, Rabu (22/4/2015).
(asj/ash)