Microsoft mengklaim sistem operasi Windows 8 dirancang cukup aman dari terjangan virus. Penelitian dari biro sekuriti BitDefender memperkuat klaim tersebut.
Riset itu menyimpulkan Windows 8 mampu menahan serbuan 85% program jahat atau malware yang paling banyak digunakan penjahat cyber. Padahal, Windows 8 yang diuji hanya mengandalkan Windows Defender dan tidak disertai anti virus pihak ketiga.
Jadi, hanya 15% program jahat saja yang mampu menembus pertahanan Windows 8. BitDefender memakai sampel 365 jenis malware paling populer dalam pengujiannya ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk melindungi komputer dari virus, pencurian data dan tipe lain malware, Windows Defender lebih baik daripada sama sekali tidak ada," kata Catalin Cosoi, Chief Security Strategist BitDefender.
"Namun (kemampuannya) tidak jauh lebih baik. Kebanyakan antivirus populer bisa melakukannya lebih baik. Kesimpulannya jelas, menggunakan PC tanpa solusi sekuriti masih sangat berisiko," tambahnya yang detikINET kutip dari Web Pro News, Jumat (9/11/2012).
(fyk/rns)