Jumlah ini naik 5,3 persen dibanding bulan sebelumnya, atau berada di angka 66,6%. Sedangkan rasio spam global dalam trafik email meningkat sebesar 4,7%, menjadi 72,3% (alias 1 dalam 1,38 email).
Adapun untuk rasio global virus yang berasal dari email di trafik email adalah 1 dalam 233,1 email (0,4%) di bulan Agustus. Catatan ini menurun sebesar 0,14 persen poin sejak bulan Juli.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Data yang dikompilasi dalam Symantec Intelligence Report itu juga mengungkap, penyebarluasan informasi rahasia secara sengaja atau tidak sengaja merupakan masalah serius bagi banyak organisasi/perusahaan.
Pemaparan data pelanggan dapat menyebabkan kerugian yang signifikan yaitu kepercayaan diri pengguna dalam organisasi tersebut. Lebih buruk lagi, sebuah organisasi/perusahaan dapat berada dalam posisi pelanggaran hukum privasi atau pada akhirnya menerima gugatan yang diajukan oleh penggunanya.
Laporan ini juga menyoroti penyebab paling umum dari pelanggaran data. Hacker bertanggung jawab untuk sebagian besar pencurian identitas di tahun 2012, dengan total lebih dari 88%.
Hal menarik lainnya yang perlu digarisbawahi adalah sejumlah yang sama dari pelanggaran individu masih disebabkan oleh pencurian, kehilangan, atau tersebar ke publik secara tidak sengaja.
Secara vertikal, Symantec Intelligence Report mengungkapkan bahwa industri ritel merupakan sektor yang identitasnya paling banyak diekspos sementara layanan kesehatan memiliki angka tertinggi pelanggaran di tahun 2012.
(ash/fyk)