Serangan malware ini biasanya berasal dari beberapa negara. Menurut data dari AlienVault Open Threat Change, China adalah negara yang paling banyak mengirimkan malware ke penjuru dunia.
Mengambil data dari alamat internet, terungkap seragan malware yang berasal dari China terdeteksi mencapai 95,249. Sedangkan negara kedua yang teridentifikasi paling banyak adalah Amerika Serikat, dengan jumlah 60,346.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masih menurut lembaga ini, kebanyakan virus yang disusupi melalui file yang biasanya diunduh oleh pengguna komputer saat berselancar di dunia maya. Jenis file yang paling banyak ditanamkan varian malware, adalah .exe yang khusus menyerang pengguna Windows.
Jebakan biasanya juga dikirimkan melalui email dengan pesan 'beracun' yang berformat Zip dan RAR. Namun tak jarang juga file berbasis PDF dan Flash.
Sejak Februari, AlienVault Open Threat Exchange menemukan setidaknya 5.000 url yang disisipi oleh malware ini.
(eno/eno)