Adalah Norway National Criminal Investigation Service (NCIS) yang berhasil melacak aksi pelaku. Keduanya diduga terlibat dalam serangan ke sejumlah situs seperti milik Norwegian Lottery dan situs milik harian Germany Bild.
"Kami telah menahan dua orang pelaku yang diduga terlibat dengan penyerangan tersebut, tapi masih kami selidiki lebih lanjut," kata jaksa penuntut Eric Moestue, seperti dikutip detikINET dari bbc, Selasa (15/5/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tahu bahwa SOCA telah diserang, begitu juga situs di Amerika dan Jerman. Kami akan selidiki ini lebih dalam," tambah Moestue.
DDoS sendiri merupakan salah satu jurus yang paling sering digunakan peretas untuk melumpuhkan suatu situs. Metode ini akan membanjiri lalu lintas data di sebuah situs yang bertujuan untuk membuat server kewalahan, hingga pada akhirnya tumbang.
Tidak disebutkan siapa nama kedua remaja tersebut, pihak berwenang hanya menginformasikan usianya yang berkisar antara 18-19 tahun. Jika terbukti bersalah, maka keduanya harus siap diganjar hukuman 6 tahun penjara.
(eno/ash)