Promosi palsu terkenal lainnya adalah obat-obatan online, e-card palsu, kartu hadiah, cokelat, dan bunga, yang semuanya dirancang dengan tujuan mendapatkan informasi pribadi dan finansial pengguna.
Dalam satu contoh spam, pengguna digoda untuk membeli perhiasan perak, emas, dan platina dengan janji hadiah tambahan gratis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Spam jejaring sosial juga berada tidak jauh di belakang teknik pencurian informasi lainnya dalam hal mengambil data pribadi pengguna. Ada banyak aplikasi palsu yang menargetkan hari Valentine yang mengarahkan pengguna ke sebuah situs survei. Di bawah ini merupakan contoh salah satu aplikasi palsu tersebut.

Symantec menyarankan pengguna Internet untuk melakukan best practice di bawah ini agar tidak menjadi korban serangan phising alias pencurian informasi:
- Tidak membuka email yang tidak diharapkan dari sumber yang tidak dikenal.
- Tidak mengklik laman apapun yang terdapat di dalam pesan email. Sebaiknya, ketik halaman tersebut di address bar.
- Tidak membuka dokumen lampiran yang mengklaim sebagai kartu ucapan Valentine, e-card, dll.
- Membeli produk dari website asli yang dilindungi oleh sertifikat SSL.
- Menginstal software solusi antivirus dan antispam yang efektif.

(ash/eno)