Tuduhan itu dilontarkan Federal Bureau of Investigation (FBI) yang menemukan bahwa, salah satu server di China memiliki sejumlah data rahasia yang diduga dicuri dari lembaga tersebut.
Namun hal itu dibantah oleh pemerintah China. "Tak ada yang bisa dikatakan soal tuduhan tidak mendasar itu," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Liu Weimin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini Kamar Dagang dan Industri milik Amerika Serikat dihuni oleh ratusan anggota yang sebagian besar mewakili industri penting dari Negara Adidaya tersebut.
(eno/ash)