Dikenal dengan nama HippoSMS, virus ini menyusupi fitur pesan singkat perangkat Android untuk kemudian mengambil alih dan mendaftarkan diri ke layanan SMS premium.
Yang namanya SMS premium, tentu ada biaya di atas rata-rata yang harus ditanggung si pemilik ponsel. Namun jahatnya lagi, aksi merugikan HippoSMS tak lantas berhenti di situ.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun jika si pemilik ponsel tak bisa menerima pesan dari operator lantaran dihadang virus ini, maka tinggal menunggu waktu saja sampai mereka mengetahui bahwa tagihannya sudah membengkak lantaran terus didaftarkan ke layanan premium.
Peneliti dari North Carolina State University menemukan HippoSMS pada 10 Juli kemarin. Diperkirakan, peredaran program ini berada di pasar Android China.
"Investigasi kami menunjukkan bahwa HippoSMS langsung menyasar aplikasi host sehingga ketika aplikasi ini dijalankan maka akan segera mengaktifkan diri untuk mengirimkan pesan SMS ke nomor premium," ujar Xuxian Jiang, asisten profesor dari departemen computer science North Carolina State University, dikutip detikINET dari eWeek, Selasa (12//7/2011).
Menurut pemantauan terakhir, aktivitas HippoSMS masih cuma terdeteksi di China. Namun bukan berarti pengguna Androiddi negara lain, termasuk Indonesia, tak lantas waspada.
Denis Maslennikov, senior malware analyst dari Kaspersky Lab menyatakan, model serangan mobile malware seperti ini -- yang mensabotase SMS untuk terhubung dengan layanan premium -- marak didapati di Rusia, Ukraina, dan termasuk China.
(ash/fyk)