Ketika disambangi detikINET, Senin (16/5/2011) sekitar pukul 17.20 WIB, halaman utama situs Polri tidak bisa diakses tanpa sebab. Namun pada bagian tertentu, masih 'hidup' dengan konten berbau agama.
Selain menampilkan pesan teks bernuansa agama, di dalam situs tersebut juga menampilkan sebuah gambar dan video yang dihubungkan ke YouTube dengan pesan sejenis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelaku pun tidak meninggalkan pesan untuk menyisakan rekam jejaknya, sepertinya yang biasa dilakukan para peretas ketika menyusup suatu situs.
(eno/ash)