Demikian pendapat penggiat internet sehat Donny BU yang disampaikannya via Twitter, Kamis (25/11/2010). "Kalau pejabat penting pakai twitter untuk beri update ke publik, maka perlu ada audit perilakunya terkait dengan e-security," kata Donny.
Pria yang menduduki posisi Board of Trustee di Indonesian ICT Partnership ini mengatakan hal pertama yang perlu diaudit adalah password yang digunakan. Terutama, jangan sampai password itu terlalu mudah ditebak .
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selanjutnya, audit perlu dilakukan terhadap cara pejabat itu mengakses internet. Apakah menggunakan perangkat publik, seperti di warnet atau perpustakaan, atau perangkat pribadi.
Meski memakai perangkat personal, Donny mengatakan belum tentu 100 persen aman. "Malware seperti spyware atau keylogger mudah terinstall atau diinstall di laptop untuk curi data," ia memaparkan.
Audit ini menurutnyabisa jadi cara yang cukup jitu, karena pengguna awam (non-teknis) umumnya akan kesulitan jika harus memasang personal firewall, anti malware, spy detector dan lainnya.
"Perilaku individu lebih cocok untuk mencegah pembajakan account Twitter," tandasnya.
Kesimpulannya, berikut adalah hal-hal yang perlu diaudit dari pejabat publik yang menggunakan Twitter:
- Β cara memilih password
- Β perilaku saat online
- Β tempat akses internet
- Β siapa saja yang berbagipakai perangkat akses internet