Cracker yang menamakan diri Waja, mempermak situs tempat ibadah Yahudi bernama Bonai Shalom dan Har HaShem. Ditampilkan pesan anti Yahudi di dalamnya, sehingga kasus ini memicu ketidaktentraman umat.
Salah satu pesan yang tertera menyamakan kaum Yahudi dengan organisasi teroris. Jeff Finkelstein, pihak yang menangani situs pun segera melaporkan penyerangan pada polisi setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu serangan terlacak berasal dari Meksiko. Namun Finkelstein meragukan pelaku benar-benar ada di sana. Menurutnya cracker senang melakukan trik untuk mengelabui aparat.
Serangan cyber ini ditanggapi serius. Selain FBI, lembaga Anti Demafation League yang didirikan khusus untuk membela kaum Yahudi, juga melakukan penyelidikan.
"Anti Defamation League terganggu dan marah dengan pesan anti Yahudi yang diposting di 3 situs komunitas," demikian pernyataan dari Anti Defamation League. (fyk/faw)