Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Gara-gara Agen AI, Traffic Bot Kalahkan Manusia untuk Pertama Kalinya

Gara-gara Agen AI, Traffic Bot Kalahkan Manusia untuk Pertama Kalinya


Virgina Maulita Putri - detikInet

Digital transformation technology strategy, IoT, internet of things. Businessman using smart phone with AI and Digital Icons design.
Foto: Getty Images/Busakorn Pongparnit
Jakarta -

Traffic website dari bot dan agen AI mengalahkan traffic dari manusia untuk pertama kalinya, menurut data Cloudflare. Pencapaian ini diraih lebih cepat dari perkiraan akibat kemajuan agen AI yang sangat pesat.

"Yah, itu terjadi lebih cepat dari yang saya perkirakan," kata CEO Cloudflare Matthew Prince dalam postingannya di X, seperti dikutip dari Mashable, Minggu (7/6/2026).

"Awalnya saya kira ini akan terjadi pada akhir tahun 2027, kemudian awal 2027 tapi traffic agen AI tumbuh sangat cepat sehingga bot kini melewati traffic manuslia online untuk pertama kalinya dalam sejarah internet," sambungnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam tujuh hari terakhir, Cloudflare mengatakan sekitar 57,4% traffic berasal dari bot, yang mencakup crawler dari perusahaan seperti Google dan bot dari perusahaan AI lainnya. Sementara itu, traffic dari manusia sekitar 42,6%.

Data Cloudlare juga mengungkap negara yang memiliki traffic bot paling besar. Pulau Gibraltar menempati peringkat pertama dengan 92,1% traffic dari bot.

ADVERTISEMENT

Di peringkat dua ada Singapura dengan 76,3%, dan diikuti Iran dengan 76,2%. Melengkapi peringkat lima besar dalam traffic bot adalah Irlandia dengan 72,8%, dan Belanda dengan 68,8%.

Bot seperti crawler dan pengindeks website sudah beredar sejak awal internet, tapi bukan jenis bot seperti itu yang melonjak. Data Cloudflare menunjukkan lonjakan traffic bot disebabkan oleh agen AI yang menjelajahi internet untuk mengeruk konten guna pelatihan data atau bertindak sebagai wakil manusia yang menggunakan asisten AI.

Manusia saat ingin membeli sesuatu secara online mungkin hanya mengunjungi lima website. Namun, agen AI mungkin bisa mengunjungi hingga 5.000 website sehingga traffic mereka bisa melampaui manusia.



(vmp/asj)
TAGS






Hide Ads