Sebenarnya, video ini terlihat dikirim dari situs yang sah. Hanya saja menyimpan 'bom waktu' di dalamnya. Serangan ini mengeksploitasi cookie otentikasi pengguna yang baru saja log-in agar bisa mengirimkan link yang sama dalam file flash ke semua teman yang ada dalam daftar mereka, sehingga seakan-akan datang dari sumber yang terpercaya.
Dengan semakin meningkatnya popularitas situs jaringan sosial, Symantec Security Response menyaksikan peningkatan penggunaan multimedia dan undangan dari rekan dan teman yang 'dapat dipercaya' untuk menyebarkan malware.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengguna internet pun diimbau untuk melengkapi diri dengan software keamanan yang kuat dan ter-update untuk menghindari serangan virus ke komputer. Selalu mendownload aplikasi, dokumen, program, update software atau codec dari situs resmi atau sumber yang memiliki reputasi dan terpercaya.
"Serta hati-hati dengan tipuan rekayasa sosial. Trik ini sering menipu atau menarik seseorang agar bisa mengirimkan program jahat. Tetap waspada saat mengunjungi situs-situs yang menawarkan film online gratis," pungkas Symantec.
(ash/faw)