Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Dedemit Maya Gerilya Intai Hasil Pilpres

Dedemit Maya Gerilya Intai Hasil Pilpres


- detikInet

Jakarta - Ketika KPU sibuk mengumumkan hasil rekapitulasi pemilihan presiden pada Sabtu (25/7/2009) kemarin, hacker memanfaatkan situasi dengan menggempur server-server internet penyedia informasi hasil pilpres.

Menurut IGN MANTRA, Analis Senior Keamanan Jaringan dan Pemantau Trafik Internet ID-SIRTII, dari hasil monitoring trafik internet Indonesia selama 24 jam, gempuran dedemit maya mencapai 1.205.307 kali atau naik 20% dari rata-rata serangan penjahat cyber setiap harinya yang berkisar 1 juta kali.

"Gempuran paling dahsyat dalam bentuk Instruksi P2P GNUTella client request sebanyak 268,016 kali," ujarnya kepada detikINET, Senin (27/7/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dijelaskan Mantra, P2P GNUTella client request adalah instruksi yang digunakan oleh hacker untuk menggempur server-server internet agar terlihat sibuk, sehingga user internet yang ingin mengakses server tersebut terlihat lambat dan akhirnya malas untuk koneksi ke server internet.

"Pengamatan berikutnya adalah 11 sensor ISP yang terkoneksi ke ID-SIRTII, dari hampir 1,2 juta kali serangan, kami melihat ada 849.732 kali ditujukan kepada server ISP terbesar trafiknya dan sebanyak 2.305 kali kepada ISP yang tidak terlalu besar trafiknya," jelasnya.

Serangan-serangan hacker ini, lanjut Mantra, bersifat moment event. Artinya, hacker akan mulai menggempur server-server internet bila ada kejadian penting.

"Biasanya serangan ini ditujukan untuk mengganggu kinerja server dan kadang-kadang mencoba untuk mengambil keuntungan bila serangan tersebut berhasil masuk ke dalam system host, serangan ini bisa jadi dari dalam maupun global," pungkasnya.
(ash/wsh)





Hide Ads