RIM menegaskan kalau software yang ditawarkan oleh operator Etisalat tersebut memungkinkan akses tanpa izin menuju informasi pribadi yang disimpan dalam BlackBerry pengguna.
"RIM mengkonfirmasi kalau software ini bukan patch dan juga bukan update resmi dari RIM. RIM tidak mengembangkan aplikasi software itu dan RIM tidak terlibat dalam distribusinya," demikian pernyataan RIM seperti dikutip detikINET dari AFP, Kamis (23/7/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait kejadian tersebut, RIM mempersilakan pelanggan BlackBerry yang menjadi 'korban' dari Β spyware tersebut untuk mengunduh software dari situsnya dalam rangka perbaikan. (fyk/faw)